Kelurahan Mulyaharja Kantung Kemiskinan Terbesar di Kota Bogor

Kamis, 08 November 2018 - 02:09 WIB
Kelurahan Mulyaharja...
Kelurahan Mulyaharja Kantung Kemiskinan Terbesar di Kota Bogor
A A A
BOGOR - Kelurahan Mulyaharja yang terletak di Kecamatan Bogor Selatan menjadi ķantung atau penyumbang angka kemiskinan terbesar di Kota Bogor.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman dalam rapat koordinasi (rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Bogor di aula Kantor Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya data tersebut berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) yang dirilis Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2015 bahwa jumlah keluarga miskin di Kota Bogor mencapai 71.314 kepala keluarga. "Nah, persoalan-persoalan ini sebetulnya terletak di database yang ada. Maka dari itu, hasil dari koordinasi diharapkan dapat menghasilkan data yang valid," jelasnya.

Melalui sampel di Kelurahan Mulyaharja sebagai kantung kemiskinan paling tinggi, pihaknya akan mencoba kroscek kevalidan data tersebut. Nantinya, kata Usmar, validasi data kemiskinan di Kelurahan Mulyaharja ini akan melibatkan para pengurus RT/RW dan LPM serta semua unsur terkait.

"Secara berjenjang validasi data ini akan dimulai dari RT, RW, kelurahan dan nanti masuk ke kecamatan lalu ke Dinas Sosial. Melalui verifikasi dan validasi data ini kita harapkan cepat selesai dengan dibantu unsur-unsur yang terlibat," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor Bambang Ananto Cahyono tingginya angka kemiskinan di Kota Bogor dipengaruhi oleh jumlah masyarat yang tak bekerja alias pengangguran.

"Itu sedikit banyak mempengaruhi angka kemiskinan di Kota Bogor yang sejak 2012 sampai 2017 turun secara lambat hanya sekitar 1 persen," jelasnya.

Data angka pengangguran di Kota Bogor juga masih cukup tinggi di angka 9,57% atau dari 100 orang usia kerja, 9-10 orang masih menganggur. Menurutnya, berdasarkan data 2017 angka kemiskinan Kota Bogor berada di angka 7,11% atau berada di peringkat ke-7 di Jawa Barat.

"Angka kemiskinan ini terbilang tinggi jika dibandingkan dengan Kota Depok yang hanya 2,34 persen," katanya.

BPS, lanjut dia, hanya bisa menyiapkan data saja terkait upaya menekan angka pengangguran maupun kemiskinan. Pihaknya berharap Pemkot Bogor bisa melihat data secara terbuka kemudian bisa mengambil kebijakan yang tepat.

"Terutama dalam hal pengentasan kemiskinan harus sama-sama melihat secara langsung, jangan sampai salah sasaran," ucapnya.

Terkait data Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan, ketenagakerjaan, yakni angkatan kerja dan pengangguran, laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi ini hasil dari tahun 2017 karena yang tahun 2018 masih dalam proses pengumpulan dan pengolahan data.

"Tapi, sejauh ini evaluasi secara umum Kota Bogor ada peningkatan yang lebih baik meskipun tidak terlalu signifikan. Hal ini dapat dilihat pada IPM Kota Bogor yang hanya naik 0,66 persen dari sebelumnya 74,50 di 2016 menjadi 75,16 di 2017," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
4 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved