Belasan Ribu Pegawai Kontrak Pemkot Bekasi Belum Digaji

Rabu, 07 November 2018 - 21:06 WIB
Belasan Ribu Pegawai...
Belasan Ribu Pegawai Kontrak Pemkot Bekasi Belum Digaji
A A A
BEKASI - Belasan ribu pegawai kontrak di Kota Bekasi harus menelan pil pahit selama dua bulan ke depan. Sebab, pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi belum mendapatkan gaji selama sebulan.

Bahkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) atau tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga telat diberikan. Padahal nilainya sudah dipotong 40 persen oleh pemerintah daerah.

Alhasil, kinerja pegawai kontrak diproyeksikan bakal menurun karena belum digaji tersebut. "Jangankan gaji bulan Oktober, penandatanganan berkas gaji saja belum kita teken. Seharusnya berkas sudah kita teken akhir bulan Oktober lalu," kata AG (28) pegawai TKK di Pemkot Bekasi.

AG terpaksa menggunakan uang tabungan sekitar Rp5 juta untuk menutupi kebutuhan keluarga untuk bulan November ini. Seharusnya, kata dia, gaji untuk bulan Oktober sudah diterima pegawai TKK pada tanggal 1-3 bulan November. AG tidak tahu sampai kapan gajinya ditunda oleh pemerintah daerah.

Dia dan teman-temannya juga tidak mendapat informasi lebih lanjut dari pemerintah. Namun informasi yang berkembang di aparatur setempat, pemicu keterlambatan gaji TKK dan TPP PNS karena adanya defisit anggaran senilai Rp900 miliar. Pemkot Bekasi kemudian membentuk tim di 56 kelurahan untuk menagih PBB masyarakat guna menutupi kekurangan anggaran itu.

Pegawai lainya, TD (35) mengaku ingin langsung digaji oleh pemerintah dan sesuai jadwal seperti biasanya. Sehingga, semua pegawai kebingungan karena belum digaji tersebut. "Kalau tidak digaji sampai akhir Desember, yah saya nggak tahu nanti pakai uang dari mana untuk menutupi kebutuhan hidup," katanya.

Bahkan, pegawai TKK lainnya WH (26) mengaku, sampai menjual cincin emas ibu mertuanya sekitar Rp1,2 juta untuk keperluan sehari-hari. Dia terpaksa melakukan hal itu karena ketiadaan uang tabungan untuk keperluan rumah tangga. Menurut dia, telatnya pembayaran gaji baru pertama kali terjadi di kalangan TKK terutama pada triwulan ke empat atau akhir tahun.

Biasanya, kata dia, keterlambatan gaji rutin dialami TKK pada awal tahun saja karena menunggu pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi."Gaji kami kan dari APBD, beda dengan PNS yang gajinya dari APBN. Tapi tunjangan PNS diambil dari APBD, kalau mereka nggak dapat tunjangan apalagi kami nggak akan dapat gaji dulu," ujarnya.
Saat ini, jumlah pegawai kontrak di lingkungan pemerintah daerah mencapai 11.388 orang. Komposisi pegawai yang paling banyak berada di Dinas Pendidikan mencapai 2.297 orang, disusul Dinas Pemadam Kebakaran sebanyak 970 pegawai, Dinas Perhubungan sebanyak 603 orang dan sebagainya.
(ysw)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
18 menit yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
33 menit yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
49 menit yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
1 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
1 jam yang lalu
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
2 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved