KNKT: Lion Air JT-610 Mengalami Kerusakan di 2 Penerbangan Sebelumnya

Selasa, 06 November 2018 - 11:02 WIB
KNKT: Lion Air JT-610...
KNKT: Lion Air JT-610 Mengalami Kerusakan di 2 Penerbangan Sebelumnya
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus mendalami penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, salah satunya terkait kondisi pesawat sebelum terbang, Senin (29/10/2018) pagi dengan rute Jakarta-Pangkalpinang.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, saat ini masih didalami keterangan dari teknisi yang memeriksa pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Denpasar-Jakarta sebelum akhirnya pesawat jenis Boeing 737 8 Max itu dipakai kembali untuk terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkalpinang dan akhirnya jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

KNKT ingin mengetahui pemeriksaan apa yang dilakukan oleh para teknisi pesawat. Sejauh ini, pihaknya baru mendapatkan informasi adanya kerusakan pada penunjuk kecepatan pesawat. Namun KNKT belum bisa menyimpulkan jika kerusakan itu sebagai penyebab kecelakaan.

"Begitu ada masalah, pilot nulis (melapor) lalu mekanik menjawab (memeriksa) sesuai buku petunjuk Boeing. Kalau sudah diperiksa, terus terbang, rusak lagi, ini yang lagi kami periksa. Teknisi tadi itu betulinnnya benar apa tidak? Itu yang akan kami dalami," ujar Soerjanto kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

KNKT juga akan mendalami apa referensi teknisi melakukan perbaikan, mulai dari buku petunjuk dan lainnya. Termasuk jika ada komponen pesawat yang dilepas dan diganti. "Ini jadi priorotas kita cari," katanya. (Baca juga: Terungkap, Penunjuk Kecepatan Lion Air JT-610 Rusak Sebelum Jatuh)

Sementara itu, Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, menambahkan, pihaknya masih menyelidiki apakah pemeriksaan oleh teknisi hanya dilakukan di penerbangan terakhir saja atau tidak.

Sebab, berdasarkan data yang ada di Flight Data Recorder (FDR), kata dia, ternyata kerusakan pada Lion Air JT-610 bukan hanya pada saat penerbangan rute Denpasar-Jakarta yang merupakan penerbangan terakhir sebelum jatuh, melainkan sudah terjadi pada dua penerbangan sebelumnya.

Menurut dua, pilot penerbangan Lion Air JT-610 rute Denpasar-Jakarta sudah dimintai keterangan oleh KNKT. Sedangkan pilot pada dua penerbangan sebelumnya sudah dijadwalkan pemeriksaan pada pekan ini.

"Kami jadwalkan baru dua orang. Dari Denpasar ke Jakarta sudah (diperiksa) kemarin. Rencananya minggu ini pilot yang menerbangkan dari Manado ke Denpasar, hari ini enggak hadir, baru datang tanggal 9 (November) kalau enggak salah," tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Hasil Penyelidikan Kecelakaan...
Hasil Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Jeju Air Diumumkan, Ini Penyebab Utamanya
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Bermesin Rolls-Royce,...
Bermesin Rolls-Royce, Ini Spesifikasi Pesawar Air India yang Jatuh setelah Lepas Landas
Ini Enam Tragedi Pesawat...
Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan di Indonesia Selain Sriwijaya Air
Pernah Jadi Petaka,...
Pernah Jadi Petaka, Inilah Sensor Otomatis Boeing 737 Series
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved