CVR Lion Air JT610 Terhalang Lumpur Setebal Satu Meter

Minggu, 04 November 2018 - 14:28 WIB
CVR Lion Air JT610 Terhalang...
CVR Lion Air JT610 Terhalang Lumpur Setebal Satu Meter
A A A
JAKARTA - Tim Basarnas menemukan sejumlah barang besar terkait pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh diperairan Karawang, Jawa Barat. Adapun Cockpit Voice Revorder (CVR) telah ditemukan titiknya namun terhalang lumpur setebal satu meter.

Kepala Basarnas Marsekal Madya, M Syaugi menyampaikan laporannya dari hasil pantauan udara operasi SAR di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Dia mengatakan ada beberapa barang besar yang ditemukan dari Kapal Victory pada pencarian hari ini.

"Semuanya bersatu padu namanya tim sar gabungan. Sampai siang ini saya baru mendarat lihat secara langsung operasi evakuasi di lokasi tempat bagian besar pesawat yang sudah ditemukan yaitu Kapal Victroy. Sesuai data yang masuk, barang besar yang ditemukan," kata Syaugi di JICT 2, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018).

Syaugi menuturkan, sejumlah barang yang ditemukan di antaranya, mesin pesawat.""Engine yang tadi sudah sampai di sini. Engine satunya sudah ditemukan tapi tidak lengkap. Roda demikian juga, yang satunya bagian belakang tidak lengkap, posisinya sudah diketahui," tuturnya.

Untuk bodi, lanjut Syaugi, sampai saat ini belum ditemukan. Yang ditemukan hanyalah scan atau kulit dari bodi pesawat. "Bodi pesawat itu panjang dan besar itu belum kita lihat. Itu yang kita lihat hanya kulitnya. Kita gunakan ROV. Hari ini ROV sudab mencapai 250 meter dari lingkaran di mana bodi besar itu ditemukan. Di radius 250 meter itu kita belum temukan. Yang kita temukan hanya scan. Kalau serpihan cukup banyak," jelasnya.

Sementara untuk Cockpit Voice Revorder (CVR), Syaugi mengatakan, tim telah menemukan ping locater. Hanya saja pekatnya lumpur membuat petugas kesulitan menemukan.

"Tentang CVR. Ping yang sudah kita dengar sudah ditelusuri oleh penyelam gabugan yang handal. Ini kita bagi supaya lebih cepat. Ada di barat laut dari pusat besarnya jarak 50 meter belum ditemukan secara fisik. Kenapa? Lumpur yang ada disitu kalau ditusuk pake besi satu meter pun belum sampe kedalam. Lumpurnya lebih dari satu meter," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Lion Air Buka-bukaan...
Lion Air Buka-bukaan Soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat di Depan DPR
Lion Angkut Penumpang...
Lion Angkut Penumpang Covid-19, Pengamat: Bukan Sepenuhnya Salah Maskapai
Pengamat Minta Maskapai...
Pengamat Minta Maskapai Selidiki Secara Lengkap Aksi Lempar Barang dari Pesawat
Berita Terkini
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
26 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
18 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved