Cuaca Ekstrem, 28 Rumah di Bogor Rusak Diterjang Angin Kencang

Kamis, 01 November 2018 - 23:06 WIB
Cuaca Ekstrem, 28 Rumah...
Cuaca Ekstrem, 28 Rumah di Bogor Rusak Diterjang Angin Kencang
A A A
BOGOR - Sedikitnya 28 rumah di tiga kampung yang terdapat di Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor rusak berat dan ringan diterjang angin kencang. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, puluhan rumah yang rusak itu tersebar di Kampung Dukuh sebanyak 21 unit, Kampung Ciapus (5 unit) dan Kampung Baru (2 unit).

Salah satu pemilik rumah yang alami kerusakan, Muhammad Subkian Azhary mengatakan, sebagian dinding kamar anaknya hancur akibat hempasan angin kencang mengatakan saat itu hujan deras disertai angin kencang pada pukul 16.30 WIB, Rabu 31 Oktober 2018.

"Saat kejadian kita lagi ngumpul di bawah. Tiba-tiba hujan angin yang begitu kencang merusak atap seng kamar lantai dua. Bahkan temboknya juga hancur," ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (1/11/2018).

Ia mengungkapkan peristiwa angin kencang itu berlangsung selama 12 menit. Awalnya kecil dulu, tapi lama-kelamaan membesar yang arahnya dari sawah kosong, setelah itu langsung menghantam rumah.

Kapolsek Ciomas, Kompol Ronny Mardiatun menjelaskan hingga saat ini , pihaknya bersama petugas BPBD Kabupaten Bogor langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanggulangan.

“Dari 28 itu, delapan rumah kondisinya rusak berat. Sementara ada juga rumah yang rusak ringan di bagian atap. Rumah yang rusak berat itu tercatat milik Siti Nurjanah, Suparto, Sanusi, Hamid, Enjat, Lili, Kusnadi, dan Sobari. Meski demikian tak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ungkapnya.

Sebelumnya, BMKG telah memprediksi dan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peralihan musim (pancaroba) yang dapat menimbulkan angin kencang dibarengi hujan es.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Dede Armansyah mengaku pihaknya sudah menerima rilis pemberitahuan BMKG dan akan ditindaklanjuti.

"Karena musim hujan sudah dimulai sejak Oktober dan memasuki puncaknya pada Februari 2019, kita akan melakukan kesiapan dengan mengerahkan personel untuk standby," katanya.

Terkait fenomena awan Cumulonimbus pada akhir Oktober 2018 nanti, pihaknya juga akan secepatnya memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

"Hal itu karena hujan yang terlalu lebat dan turun dalam waktu yang cukup lama bisa memicu pergerakan tanah yang bisa mengakibatkan bencana tanah longsor," terangnya.

Seperti biasa, tuturnya, setiap memasuki musim hujan, pihaknya akan mengeluarkan peringatan kesiapsiagaan untuk seluruh kecamatan (40 kecamatan, red) se-Kabupaten Bogor. "Surat peringatan itu sudah dikeluarkan sebagai informasi kepada warga agar selalu waspada," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Wilayah Jakarta Diguyur...
Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, BMKG Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Atap Ruang Kelas Ambrol...
Atap Ruang Kelas Ambrol Akibat Hujan Angin di Klaten
Hujan Lebat dan Angin...
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kabupaten Bogor, Puluhan Rumah Rusak dan Tanggul Jebol
Hujan dan Angin Kencang...
Hujan dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Bogor
BMKG: Sore Ini Sebagian...
BMKG: Sore Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
Hujan Es Terjang Sleman...
Hujan Es Terjang Sleman dan Yogyakarta Disertai Angin Kencang
Berita Terkini
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
52 menit yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
1 jam yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
1 jam yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
1 jam yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
1 jam yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved