RS Polri Rekonsiliasi 24 Kantong Jenazah Korban Lion JT-610

Rabu, 31 Oktober 2018 - 17:04 WIB
RS Polri Rekonsiliasi...
RS Polri Rekonsiliasi 24 Kantong Jenazah Korban Lion JT-610
A A A
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri tengah melakukan rekonsiliasi terhadap 24 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Aor JT-610. Sebanyak 24 kantong jenazah ini tiba di RS Polri pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu.

Kepala Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan, Tim DVI Polri tengah melakukan rekonsiliasi di RS Polri Kramat Jati, pada 24 kantong jenazah. "Pukul 16.00 WIB hari ini kita lakukan rekonsiliasi pada 24 kantong jenazah untuk menentukan ada tidaknya yang teridentifikasi," kata Arthur di RS Polri, Rabu (31/10/2018).

Menurut dia, rekonsiliasi itu merupakan pencocokan data pada postmortem dengan antemortem. Bila ada kecocokan diantara keduanya, jenazah korban pun bisa teridentifikasi."Manakala sudah teridentifikasi akan dilakukan proses pemulangan jenazah," tuturnya.

Dia pun menjelaskan, ada lima tahapan dalam proses identifikasi jenazah, pertama tahap pemeriksaan di lokasi atau TKP. Kedua tahap postmortem, yakni pemeriksaan jenazah atau bagian tubuh ada di kamar jenazah oleh tenaga ahli forensik dari berbagai rumah sakit dan ahli forensik dari berbagai universitas.

"Ketiga antemortem, yakni pengambilan data korban sebanyak mungkin dari keluarga korban sebelum meninggal, seperti ciri khusus, medical record, properti cincin, baju, anting, jam, dan semacamnya," tuturnya.

Antemortem, lanjut dia, juga termasuk pengambilan sidik jari yang ada pada ijazah korban, lalu foto-foto korban yang memperlihatkan giginya. Begitu juga pengambilan sampel DNA."Keempat rekonsiliasi, fase ini yang menentukan teridentifikasi atau tidaknya barang bukti melalui pencocokan di kamar jenazah oleh forensik (data postmortem) dengan data antemortem," ujarnya.

Terakhir, tambahnya, melakukan analisis dan evaluasi pada kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan berkaitan langkah-langkah berikutnya agar lebih baik lagi.
(whb)
Berita Terkait
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Lion Air Buka-bukaan...
Lion Air Buka-bukaan Soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat di Depan DPR
Lion Angkut Penumpang...
Lion Angkut Penumpang Covid-19, Pengamat: Bukan Sepenuhnya Salah Maskapai
Pengamat Minta Maskapai...
Pengamat Minta Maskapai Selidiki Secara Lengkap Aksi Lempar Barang dari Pesawat
Berita Terkini
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
1 jam yang lalu
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
2 jam yang lalu
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
3 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
7 jam yang lalu
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
19 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
20 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 24 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved