Ribuan Guru Honorer di Gunungkidul Mogok Kerja, Sekolah Kacau

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:31 WIB
Ribuan Guru Honorer...
Ribuan Guru Honorer di Gunungkidul Mogok Kerja, Sekolah Kacau
A A A
GUNUNGKIDUL - Aksi mogok kerja ribuan honorer di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sejak Senin (15/10/2018) mulai membuat sekolah kerepotan. Tidak jarang siswa dibiarkan di dalam kelas tanpa guru lantaran minimnya pengajar.

Kepala SDN Semanu, Gunungkidul Kusti Dwi Martini mengungkapkan, di sekolahnya terdapat sembilan GTT/PTT. Aksi mogok guru honorer membuat proses belajar mengajar kacau. "Bagaimana tidak kacau kalau kami memiliki 12 kelas pararel. Jadi satu guru harus mengampu dua kelas sekarang, karena aksi mogok nasional GTT," katanya kepada SINDOnews, Selasa (16/10/2018).

Kusti menghormati aksi menuntut hak yang dilakukan para GTT. Untuk itu pemerintah harus mencarikan solusi. Apalagi aksi akan dilakukan hingga akhir bulan. "Kalau tidak ada solusi bersama dari pemerintah, jelas KBM akan semakin kacau," ujarnya.

Disinggung mengenai relawan yang siap menggantikan, Kusti pesimistis. Hal ini lantaran yang dibutuhkan adalah guru yang sesuai dengan kebutuhan anak didik. Untuk itu, yang diharapkan adalah pengganti guru. Jika hendak menjadi relawan, maka ijazahnya harus sesuai. "Karena ini institusi pendidikan. Bukan sekadar mata pelajaran tambahan, tapi harus sesuai kurikulum. Ini sulit kalau sekedar relawan," ujarnya.

Saat ini jumlah siswa di SDN Semanu sebanyak 257 anak. Kusti berharap aksi mogok para GTT tidak sampai akhir bulan. "Kasihan anak didik kami," katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul Aris Wijayanto mengatakan, pihaknya juga memahami anak didik yang membutuhkan guru. Kendati demikian aksi mogok yang dilakukan adalah menuntut keberpihakan pemerintah terhadap honorer. "Kalau tuntutan kami diterima dan tidak ada pembatasan rekrutmen bagi tenaga honorer. Kami segera kembali ke sekolah," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Aksi Guru Honorer Tuntut...
Aksi Guru Honorer Tuntut SK dan Penempatan Kerja
Pemkab Bogor Usulkan...
Pemkab Bogor Usulkan Ribuan Guru Honorer Jadi P3K
Guru Honorer Lulus PPPK...
Guru Honorer Lulus PPPK Tahap 1 Mulai Tanda Tangan Kontrak Kerja
Pemkab Lebak Berikan...
Pemkab Lebak Berikan Dana Insentif Rp600 Ribu untuk Guru Honorer SD dan SMP
Ratusan Ribu Guru Pendidikan...
Ratusan Ribu Guru Pendidikan Agama Ancam Mogok Ngajar, Ada Apa?
Kisah Sukardi, Guru...
Kisah Sukardi, Guru Honorer yang Lolos Seleksi PPPK yang Buat Nadiem Terharu
Berita Terkini
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
34 menit yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
2 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
3 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved