Operasi Senyap, Polisi Gulung Gerombolan Rampok di Jakarta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 23:06 WIB
Operasi Senyap, Polisi...
Operasi Senyap, Polisi Gulung Gerombolan Rampok di Jakarta
A A A
JAKARTA - Setahun menebar teror di jalanan Jakarta, kelompok rampok Tato Batik harus luluh di hadapan polisi. Ratusan aksi perampokan, pembegalan, hingga pencurian sudah dilakukan kelompok ini.

Bermodal keahlia mengalihkan korbannya, para pelaku mampu mencuri sepeda motor kurang dari dua menit. Ratusan sepeda motor seperti Yamaha Nmax, Honda Vario, hingga Kawasaki KLX berhasil digondol tanpa merusak lubang kunci, satu sepeda motor mampu dijual Rp8 hingga Rp12 juta per unitnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, tujuh pelaku yang diamankan polisi di tiga tempat terpisah, yakni Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Pati, Jawa Tengah. Dari ketujuh pelaku, tiga di antaranya harus tertembus timah panas polisi karena melawan.

"Di Jakarta Barat sendiri sudah ada 37 tempat kejadian. Kami masih menginventarisir laporan warga, yang jelas pengakuannya sudah ratusan tempat di Jakarta," kata Edy di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (10/10/2018).

Edy memaparkan tujuh pelaku yang diamankan yakni, empat pemetik, David Yanuar, Muhayar Satria Sigit, Muhammad Wahyu Alqadri dan Bayu Sunarto. Serta tiga pemetik, Syaiful Rahman, Heriyanto,dan Yayan Prasetya.

Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan 15 sepeda motor, beberapa handphone hasil curian, kartu ATM dan STNK kendaraan. Kesemua benda itu diamankan usai polisi dipimpin Kanit Kriminal Umum (Krimum), AKP Rulian Syauri dan Kasubnit Jatanras, IPDA Reza Arif melakukan operasi penangkapan seharian penuh di tiga lokasi.

"Dua pelaku masih buron. Dan masih kami buru," kata Edy sembari mengatakan dua yang buron merupakan pemetik.

Meskipun tak membawa senjata tajam saat beraksi, namun enam rampok tak segan melukai korbannya. Mereka kemudian terfokus untuk mendapatkan sepeda motor utuh, tanpa harus dirusak lubang kuncinya.

"Tanpa dirusak lubang kuncinya, maka harga motor akan mahal," tambah Edy.

Kanit Krimum Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rulian Syauri menambahkan, terbongkarnya kasus ini bermula saat pihaknya menelusuri laporan perampasan sepeda motor di Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Senin 3 September 2018. Kala itu korbannya Muhammad Dhiaul dipepet dua orang tak dikenal.

Dhiaul yang kala itu mempertahankan sepeda motor Nmax tak berdaya usai di tendang pelaku. Ia kemudian terluka di sekujur tubuh akibat terjatuh dari motor, sementara sepeda motornya berhasil digondol pelaku. Kondisi serupa juga dialami korban lainnya, Zul Amali yang dirampok pada Senin 10 September 2018.

"Kami kemudian mendapati titik terang dan mengamankan David di Cilincing semalam," ucap Rulian.

Dari keterangan David, polisi kemudian melakukan operasi senyap mengamankan dua pelaku lainnya Muhayar Satria Sigit dan Muhammad Wahyu Alqadri tak jauh dari penangkapan David. Dari ketigannya, polisi kemudian mengamankan Bayu Sunarto di kawasan Tanjung Priok.

Polisi kemudian mengembangkan dan mengamankan Syaiful Rahman dan Heriyanto di Cilincing, serta Yayan Prasetya di kawasan Pati, Jawa Tengah.

"Dari operasi ini, kami kemudian menembak tiga pelaku karena melawan," tegasnya.

Hasil pemeriksaan sementara diketahui dua pelaku Muhayar dan Syaiful merupakan residivis. Keduanya sempat tersangkut hukum di Polsek Kelapa Gading dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena kasus curanmor dan narkoba.

"Mereka sempat mendekam di lapas beberapa tahun," ucapnya.

Selain noda merah keduanya. Polisi menerangkan hasil tes urine yang dilakukan pihaknya terbukti, tujuh pelaku ini positif menggunakan narkoba sabu. Kasus narkoba ini nanti akan di tindak lanjuti oleh Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Akibat perbuatannya, empat perampok terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara lantaran dianggap melanggar 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan. Serta tiga pelaku lainnya, terancam hukuman penjara empat tahun 480 KUHP tentang penadahan.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
26 menit yang lalu
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
5 jam yang lalu
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
7 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
7 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
15 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
16 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved