Polres Jakbar Dalami Jenis Narkoba Milik Gay yang Digerebek di Sunter
Senin, 01 Oktober 2018 - 21:30 WIB
Polres Jakbar Dalami Jenis Narkoba Milik Gay yang Digerebek di Sunter
A
A
A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat mendalami kasus narkoba yang diamankan dari sejumlah pria diduga penyuka sesama jenis yang diciduk polisi saat pesta narkoba di sebuah rumah di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Ekstasi berlogo casper yang disita itu diduga ada keterkaitan dengan kasus narkoba yang digrebek Polres Metro Jakarta Barat di Perumahan Sentra Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor, Senin (24/9/2018) lalu.
“Kami masih dalami. Bisa jadi ini jaringan yang sama,” ujar Kanit III Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Ardy, ketika dihubungi, Senin (1/10/2018).
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan 23 orang pria diduga penyuka sesama jenis saat pesta narkoba dan seks di salah satu rumah di Jalan Griya Manis Blok A, RT 05/RW 20, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (30/9/2018) dini hari.
Dari tempat itu polisi mengamankan 33,5 pil ekstasi, 25,5 diantaranya berlogo casper dan sisanya berlogo CK. (Baca juga: Istri ke Luar Kota, DS Gelar Pesta Narkoba dan Seks Klub Gay di Rumahnya)
Ardy meyakini ekstasi berlogo casper yang diamankan di Sunter itu ada kaitannya dengan kasus pabrik ekstasi yang digerebek pihaknya di Cibinong. Sebab logonya tak jauh berbeda.
Apalagi logo casper merupakan ekstasi jenis baru yang memiliki kandungan senyawa sabu di dalamnya. Jika dikonsumsi berlebih, ekstasi ini menyebabkan pengguna over dosis.
“Mereka (pabrik di Cibinong) memang sudah produksi setahun. Sehari bisa produksi 500 ekstasi," katanya. . (Baca juga: Pil Ekstasi 3 in 1 yang Dproduksi di Cibinong Punya Daya Rusak Tinggi)
Untuk membuktikan ini, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Jakarta Pusat guna mencocokkan kandungan zat dan warna.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol France Siregar menyambut baik rencana itu. Pihaknya segera melakukan pencocokan untuk mengecek kebenarannya.
Ekstasi berlogo casper yang disita itu diduga ada keterkaitan dengan kasus narkoba yang digrebek Polres Metro Jakarta Barat di Perumahan Sentra Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor, Senin (24/9/2018) lalu.
“Kami masih dalami. Bisa jadi ini jaringan yang sama,” ujar Kanit III Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Ardy, ketika dihubungi, Senin (1/10/2018).
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan 23 orang pria diduga penyuka sesama jenis saat pesta narkoba dan seks di salah satu rumah di Jalan Griya Manis Blok A, RT 05/RW 20, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (30/9/2018) dini hari.
Dari tempat itu polisi mengamankan 33,5 pil ekstasi, 25,5 diantaranya berlogo casper dan sisanya berlogo CK. (Baca juga: Istri ke Luar Kota, DS Gelar Pesta Narkoba dan Seks Klub Gay di Rumahnya)
Ardy meyakini ekstasi berlogo casper yang diamankan di Sunter itu ada kaitannya dengan kasus pabrik ekstasi yang digerebek pihaknya di Cibinong. Sebab logonya tak jauh berbeda.
Apalagi logo casper merupakan ekstasi jenis baru yang memiliki kandungan senyawa sabu di dalamnya. Jika dikonsumsi berlebih, ekstasi ini menyebabkan pengguna over dosis.
“Mereka (pabrik di Cibinong) memang sudah produksi setahun. Sehari bisa produksi 500 ekstasi," katanya. . (Baca juga: Pil Ekstasi 3 in 1 yang Dproduksi di Cibinong Punya Daya Rusak Tinggi)
Untuk membuktikan ini, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Jakarta Pusat guna mencocokkan kandungan zat dan warna.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol France Siregar menyambut baik rencana itu. Pihaknya segera melakukan pencocokan untuk mengecek kebenarannya.
(thm)