Urai Kepadatan, Jasa Marga Buka Tutup Akses Keluar Rawa Bokor
Kamis, 13 September 2018 - 22:32 WIB
Urai Kepadatan, Jasa Marga Buka Tutup Akses Keluar Rawa Bokor
A
A
A
JAKARTA - Dampak adanya pekerjaan di jalan arteri selepas off ramp Rawa Bokor (Km 32), saat ini di Ruas Tol Prof.Dr.Ir.Sedijatmo arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), terjadi kepadatan.
Jasa Marga sejak sore telah melakukan kanalisasi sepanjang 500 meter jelang Km 32 agar kendaraan yang menuju Bandara tidak terhambat. Selanjutnya pada pukul 19.55 WIB, akses Rawa Bokor diberlakukan buka tutup situasional.
"Jika kanalisasi dan buka tutup situasional masih belum efektif mengurai kepadatan, Jasa Marga mempersiapkan pemberlakuan contraflow," ucap AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Meski demikian, pemberlakuan contraflow merupakan diskresi pihak kepolisian. Untuk itu, Jasa Marga sedang melakukan koordinasi intensif di lapangan, sebelum memastikan pemberlakuan contraflow tersebut.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Untuk itu kami imbau pengguna jalan tol yang akan menuju arah bandara dapat menggunakan lajur paling kanan untuk menghindari antrean kepadatan," tutupnya.
Jasa Marga sejak sore telah melakukan kanalisasi sepanjang 500 meter jelang Km 32 agar kendaraan yang menuju Bandara tidak terhambat. Selanjutnya pada pukul 19.55 WIB, akses Rawa Bokor diberlakukan buka tutup situasional.
"Jika kanalisasi dan buka tutup situasional masih belum efektif mengurai kepadatan, Jasa Marga mempersiapkan pemberlakuan contraflow," ucap AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Meski demikian, pemberlakuan contraflow merupakan diskresi pihak kepolisian. Untuk itu, Jasa Marga sedang melakukan koordinasi intensif di lapangan, sebelum memastikan pemberlakuan contraflow tersebut.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Untuk itu kami imbau pengguna jalan tol yang akan menuju arah bandara dapat menggunakan lajur paling kanan untuk menghindari antrean kepadatan," tutupnya.
(mhd)