Pegawai Bank Cantik Tewas, Polisi: Tak Ada Tamu ke Rumah Korban

Rabu, 12 September 2018 - 14:05 WIB
Pegawai Bank Cantik...
Pegawai Bank Cantik Tewas, Polisi: Tak Ada Tamu ke Rumah Korban
A A A
BANDUNG - Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar menemukan sejumlah fakta dari hasil olah TKP di rumah kontrakan pegawai bank Ela Nurhayati (42) yang tewas bersimbah darah di Kampung Pangragajian, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana mengatakan, dari keterangan saksi-saksi yang dimintai keterangan di lokasi kejadian, tidak ada tamu atau orang yang datang ke rumah korban sebelum pembunuhan terjadi. Selain itu, penyidik tidak menemukan kerusakan baik dipintu atau jendela rumah korban.

"Dari keterangan saksi-saksi, tidak ada tamu yang datang ke rumah korban," kata Umar kepada SINDOnews melalui sambungan telepon, Rabu (12/9/2018). (Baca juga: Pegawai Bank Cantik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah )

Umar mengemukakan, dalam kasus ini, pihaknya mem-back up penyelidikan kasus pembunuhan terhadap pegawai Bank BRI itu dari segi olah TKP oleh Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Ditreskrimum Polda Jabar. Sebab, peralatan Inafis Ditreskrimum lebih lengkap dibanding yang dimiliki Polres Cimahi.

"Inafis itu, seperti pengambilan sidik jari dan olah TKP, termasuk pengangkatan identifikasi orang (korban dan saksi). Jadi kami kemarin konsentrasi di situ," ujar Umar.

Dari olah TKP itu, ujar Umar, pihaknya mendapatkan sejumlah fakta. Saksi utama pembunuhan itu adalah MA, anak korban yang berkebutuhan khusus, mengidap autis. Saat ini, penyidik konsentrasi menggali informasi dari anak ini. Sementara, untuk menggali informasi dari MA tidak mudah.

Umar menyatakan, MA musti didampingi oleh ahli agar keterangannya bernilai dan berharga di muka hukum. Sebab, kalau diperiksa oleh penyidik saja, hanya berbentuk berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai saksi tetapi tidak punya harga secara hukum karena tidak didampingi oleh ahli.

"Karena itu, hari ini penyidik Polres Cimahi dan Ditreskrimum Polda Jabar konsentrasi datang ke beberapa universitas yang memiliki ahli di bidang psikologi. Seperti, Unpad, Universitas Parahyangan ada Fakultas Psikologi juga. Maranatha juga. Begitu pun pemda (Pemkot Cimahi) karena punya fasilitas penampingan anak. Mereka mungkin link-nya juga ada," kata Dirreskrimum.

Para ahli ini, tutur Umar, akan melakukan observasi terlebih dulu. Setelah ahli menyatakan, MA siap dilakukan pemeriksaan, baru bisa diinterogasi oleh penyidik. "Selama interogasi pun, saksi (MA) akan didampingi oleh ahli (psikolog)," ungkap Umar.
(amm)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
7 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
7 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
9 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
10 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
10 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
11 jam yang lalu
Infografis
Kapal Ikan Ilegal Tak...
Kapal Ikan Ilegal Tak Lagi Ditenggelamkan tapi Dihibahkan ke Nelayan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved