Acungkan Parang ke Karyawan Minimarket, Kuli Bangunan Dibekuk

Jum'at, 07 September 2018 - 18:44 WIB
Acungkan Parang ke Karyawan...
Acungkan Parang ke Karyawan Minimarket, Kuli Bangunan Dibekuk
A A A
TANGERANG - Setahun buron, pelaku perampokan minimarket di Kelurahan Mauk Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Polsek Mauk.

Pelaku diketahui bernama Hani Suwanto, seorang kuli bangunan. Dalam menjalankan aksinya, pelaku tergolong nekat. Dia membekali dirinya dengan parang, tanpa dikawal rekan lainnya alias single fighter.

Kapolsek Mauk AKP Teguh Kuslantoro mengatakan, aksi perampokan yang dilakukan Hani Suwanto ini dilakukan setahun lalu, di minimarket Sutami 3 Mauk.

"Pelaku melakukan aksinya, pada 12 Juni 2017, sekitar jam 23.00 WIB. Tetapi saat itu, pelaku tidak berhasil melakukan aksinya, karena digagalkan karyawan," kata Teguh kepada KORAN SINDO, Jumat (7/9/2018).

Dilanjutkan Teguh, pelaku melakukan aksinya seorang diri. Dia datang membawa tas gendong berisi parang, saat minimarket akan tutup. Saat situasi sepi, Teguh langsung masuk ke dalam minimarket.

"Dia langsung menutup pintu roling dor dan pada saat itu, pelaku tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis arit dan meminta uang yang ada di dalam brankas, sambil mengancam karyawan," paparnya.

Skema perampokan Teguh jadi berantakan, saat salah seorang karyawan minimarket lari keluar dan teriak minta tolong kepada warga sekitar yang langsung mengepung minimarket dan menangkap pelaku.

"Pelaku berhasil diamankan. Namun saat hendak dibawa ke polsek pelaku kabur. Selanjutnya, peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polsek Mauk," sambungnya.

Baru setahun kemudian, pelaku akhirnya berhasil diamankan, pada Kamis 6 September 2018. Pelaku ditangkap di rumah kontrakannnya, Kampung Mauk Timur, tidak jauh dari minimarket tersebut.

"Tidak ada perlawanan saat ditangkap. Pelaku juga mengakui semua perbuatannya. Dia ditangkap salah satu rumah kontrakan, di Kampung Mauk Timur," ujarnya.

Sementara itu, Teguh mengaku, terpaksa melakukan aksi perampokan itu, karena desakan ekonomi. Penghasilannya sebagai kuli bangunan selama ini, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Rencananya kalau berhasil, uangnya untuk makan dan kebutuhan hidup sehari-hari. Selama buron, saya pulang ke kampung, di Serang, Banten. Pas saya kembali, polisi langsung menangkap," kata Teguh.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved