Proses Status Tanah, DKI Percepat Pembangunan Shelter

Rabu, 05 September 2018 - 22:12 WIB
Proses Status Tanah,...
Proses Status Tanah, DKI Percepat Pembangunan Shelter
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat pembangunan shelter terhadap sejumlah warga relokasi. Selain merampungkan proses di beberapa titik yang terbangun, DKI juga akan memproses status tanah.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah. Saefullah mengatakan, pihaknya telah meminta sejumlah wali kota di lima lokasi untuk bergerak cepat.

Seperti di kawasan Bukit Duri, anak Kali Ciliwung, Jakarta Selatan. Dia mengakui pihaknya tengah mencari alternatif pembangunan shelter dikawasan itu. Dari hasil rapat koordinasi tercatat ada dua lokasi, yakni Wisma Ciliwung dan salah satu tanah milik Kementrian Keuangan.

"Saya tugaskan Pak Wali dicek legalnya di wisma Ciliwung, karena pemerintah daerah kan bisa bayar kalau hak dasar tanah tersebut benar," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/9/2018).

Sebelumnya pembangunan shelter untuk warga yang menolak relokasi di Bukit Duri, Jakarta Selatan mengalami kendala, lantaran tidak adanya lahan di kawasan itu.

Karena itu, ia pun meminta Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matalli berkoordinasi dengan pemilik lahan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan untuk memastikan status kepemilikan lahan tersebut.

Jika pada nantinya tidak ada masalah, maka DKI akan langsung membeli lahan di kawasan itu, sebab anggaran pembelian telah disiapkan.

Selain menyiapkan lahan di Wisma Ciliwung, pembangunan akan disiapkan di tanah Kementrian Keuangan seluas 1.000 meter yang tak jauh dari lokasi. Di lokasi itu terdapat satu bangunan yang terbengkalai.

Khusus untuk di alternatif kedua, Saefullah mengakui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan menyurati Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk meminta hibah lahan di RT 002, RW 012, Bukit Duri, Jakarta Selatan.

"Kita lagi mau tulis surat, nanti Pak Gubernur meminta ke Kementerian Keuangan untuk kiranya lahan dapat dihibahkan ke pemprov," ucapnya.

Saefullah sendiri mengakui pengecekan lokasi telah dilakukan pihaknya di beberapa titik di kawasan Bukit Duri. Kondisi bangunan yang terbengkalai bekas jaman penjajahan terlihat.

Kondisi berbeda terjadi dibekas gusuran warga Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Pembangunan Shelter sebanyak 33 unit di belakang kantor kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat sudah rampung.

Lurah Pinang Sia, Ilham Agustian mengakui proses disana tinggal pengecekan akhirnya. Karenanya dalam waktu dekat, Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi dan Pihak Dinas Perumahan akan mengecek di kawasan itu.

Pada Shelter Pinangsia, Ilham menjelaskan akan ditempati oleh 33 kepala keluarga yang tergusur di era Basuki Tjahaja Purnama. Meski telah di sediakan rumah susun, warga menolak, mereka kemudian membangun tenda di lokasi dekat rumah mereka di anak kali ciliwung.

Karena itu, akhir lebaran 2018 kemarin, pembangunan disana dikebutkan. 33 unit dengan rincian, 22 unit di lantai 1, dan 11 unit di lantai dua terbangun. Setiap unit memiliki ukuran 6x4 meter.

"Ada pula dapur umum dan kamar mandi bersama berjumlah 10 pintu," katanya sembari menjelaskan pembangunan hampir selesai.

Ilham menyakini dengan kondisi yang saat ini. Warga tak akan lama untuk pindah, sebelum akhirnya dinas perumahan akan mencari lokasi lain untuk penampungan warga.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
47 menit yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
11 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
11 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
12 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved