Transaksi Perdagangan di Kota Bekasi Capai Rp200 Juta per Hari
Selasa, 04 September 2018 - 18:15 WIB
Transaksi Perdagangan di Kota Bekasi Capai Rp200 Juta per Hari
A
A
A
BEKASI - Kota Bekasi dinilai pantas menyandang kota metropolitan. Pasalnya, salah satu lembaga pembiayaan menyebut transaksi perdagangan di Kota Bekasi mencapai Rp200 juta per hari.
"Kita sudah mendata pemohon pembiayaan dari kami. Satu hari bisa mencapai Rp200 juta transaksi putaran uang," kata EVP SPEKTRA, Aditya Septiana di Bekasi, Selasa (4/9/2018).
Aditya mengaku, Kota Bekasi merupakan sasaran pembiayaan produk dari SPEKTRA dari 35 kota di Indonesia. Dan itu terlihat dari minat daya beli masyarakat setempat sangat besar.
"Kebanyakan mereka lebih memilih membeli handphone setiap pembiayaan yang dikeluarkan dari kami," ujarnya. Bahkan, kehadiran dalam pembiayaan setiap pembelian produk, lanjut Aditya, memiliki daya tarik sendiri.
Untuk daerah yang paling besar bertransaksi adalah Denpasar, Bali. Di mana di wilayah itu pembiayaan modal mencapai Rp10 miliar dalam kurun waktu satu pekan. "Kalau di Kota Bekasi kami targetkan Rp3 miliar dalam sepekan," ujarnya.
Aditya mengaku, setiap hari jumlah pemohon di Kota Bekasi untuk bisa mendapatkan pembiayaan mencapai 70.000 orang per harinya. Paling banyak berada pada awal bulan.
"Kita sudah mendata pemohon pembiayaan dari kami. Satu hari bisa mencapai Rp200 juta transaksi putaran uang," kata EVP SPEKTRA, Aditya Septiana di Bekasi, Selasa (4/9/2018).
Aditya mengaku, Kota Bekasi merupakan sasaran pembiayaan produk dari SPEKTRA dari 35 kota di Indonesia. Dan itu terlihat dari minat daya beli masyarakat setempat sangat besar.
"Kebanyakan mereka lebih memilih membeli handphone setiap pembiayaan yang dikeluarkan dari kami," ujarnya. Bahkan, kehadiran dalam pembiayaan setiap pembelian produk, lanjut Aditya, memiliki daya tarik sendiri.
Untuk daerah yang paling besar bertransaksi adalah Denpasar, Bali. Di mana di wilayah itu pembiayaan modal mencapai Rp10 miliar dalam kurun waktu satu pekan. "Kalau di Kota Bekasi kami targetkan Rp3 miliar dalam sepekan," ujarnya.
Aditya mengaku, setiap hari jumlah pemohon di Kota Bekasi untuk bisa mendapatkan pembiayaan mencapai 70.000 orang per harinya. Paling banyak berada pada awal bulan.
(whb)