Enam Siswa SMK Tangkap Begal Berpisau di SMPN 11 Tangsel
Jum'at, 27 Juli 2018 - 21:39 WIB
Enam Siswa SMK Tangkap Begal Berpisau di SMPN 11 Tangsel
A
A
A
TANGERANG - Aksi heroik pelajar dari SMKN 1 Ciater, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, enam siswa sekolah tersebut berhasil menangkap dua begal yang menggunakan senjata tajam.
Fauzi Maulana (17), siswa Kelas 12 SMKN 1 Ciater mengatakan, awalnya ada teman sekolahnya yang nyaris kena begal, bernama Habib Maulanan di Tirta Buaran, Bukit Serua, Ciputat, Kota Tangsel, Rabu 25 Juli 2018 kemarin sore.
Keesokan harinya pada Kamis 26 Juli, di SMPN 1 Rawa Buntu, Jalan Buana Kencana, kedua pelaku terlihat sedang memalak siswa SMP. Aksi kedua pelaku, terlihat oleh korban yang masih mengenalinya, dan langsung mengikuti.
"Jadi pelaku dikenali dari wajah dan motor Legenda yang dipakai dengan spakboard bolong. Lalu kami ikuti, saat pelaku berhenti, beli rokok di warung Madura, kami kepung," kata Fauzi, kepada SINDOnews pada Jumat (27/7/2018) sore.
Fauzi melanjutkan, salah seorang pelaku tampak panik dan langsung mengeluarkan sebilah pisau, serta mengancam akan menusuk para pelajar itu. "Satu orang pelaku yang ternyata anak angkat Ketua RW setempat lalu melarikan diri dengan cara berlari dan berhasil kami kejar, lalu kami pukuli ramai-ramai. Sedang satu pelaku lagi diam saja, jadi tidak diapa-apain," ujarnya.
Melihat aksi pelajar yang main hakim sendiri, beberapa orang warga datang melerai. Salah seorang pelaku, lalu dibawa ke rumah Ketua RW setempat. Tidak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Serpong datang.
Yudi, salah seorang warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, kedua pelaku memang terkenal nakal dan suka berbuat kriminal. Mereka kerap melakukan aksi pemalakan terhadap para pelajar SMPN 11 Tangsel.
"Tetapi karena pelaku anak angkat Ketua RW, banyak warga di sini yang terkesan tutup mata melihat aksi mereka. Bahkan, ada warga yang melindunginya, saat pelaku dipukuli oleh para pelajar itu kemarin," ungkap Yudi di lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pelaku sudah berkali-kali melakukan aksi begal. Salah satu pelaku yang ditangkap berinisial D. Sedang satu pelaku lainnya melarikan diri.
"Hasil interogasi petugas, ternyata pelaku juga pernah mengambil handphone dan motor milik seorang siswa SMP bernama Januar Wibowo. Korban diancam pisau dan motor Supra Fit B 6966 NSF nya dibegal," ucapnya.
Saat ini, pelaku sudah dijebloskan ke dalam penjara. Setelah beberapa waktu mendekam di Polsek Serpong, pelaku dilimpahkan ke Polsek Ciputat. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.
Fauzi Maulana (17), siswa Kelas 12 SMKN 1 Ciater mengatakan, awalnya ada teman sekolahnya yang nyaris kena begal, bernama Habib Maulanan di Tirta Buaran, Bukit Serua, Ciputat, Kota Tangsel, Rabu 25 Juli 2018 kemarin sore.
Keesokan harinya pada Kamis 26 Juli, di SMPN 1 Rawa Buntu, Jalan Buana Kencana, kedua pelaku terlihat sedang memalak siswa SMP. Aksi kedua pelaku, terlihat oleh korban yang masih mengenalinya, dan langsung mengikuti.
"Jadi pelaku dikenali dari wajah dan motor Legenda yang dipakai dengan spakboard bolong. Lalu kami ikuti, saat pelaku berhenti, beli rokok di warung Madura, kami kepung," kata Fauzi, kepada SINDOnews pada Jumat (27/7/2018) sore.
Fauzi melanjutkan, salah seorang pelaku tampak panik dan langsung mengeluarkan sebilah pisau, serta mengancam akan menusuk para pelajar itu. "Satu orang pelaku yang ternyata anak angkat Ketua RW setempat lalu melarikan diri dengan cara berlari dan berhasil kami kejar, lalu kami pukuli ramai-ramai. Sedang satu pelaku lagi diam saja, jadi tidak diapa-apain," ujarnya.
Melihat aksi pelajar yang main hakim sendiri, beberapa orang warga datang melerai. Salah seorang pelaku, lalu dibawa ke rumah Ketua RW setempat. Tidak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Serpong datang.
Yudi, salah seorang warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, kedua pelaku memang terkenal nakal dan suka berbuat kriminal. Mereka kerap melakukan aksi pemalakan terhadap para pelajar SMPN 11 Tangsel.
"Tetapi karena pelaku anak angkat Ketua RW, banyak warga di sini yang terkesan tutup mata melihat aksi mereka. Bahkan, ada warga yang melindunginya, saat pelaku dipukuli oleh para pelajar itu kemarin," ungkap Yudi di lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pelaku sudah berkali-kali melakukan aksi begal. Salah satu pelaku yang ditangkap berinisial D. Sedang satu pelaku lainnya melarikan diri.
"Hasil interogasi petugas, ternyata pelaku juga pernah mengambil handphone dan motor milik seorang siswa SMP bernama Januar Wibowo. Korban diancam pisau dan motor Supra Fit B 6966 NSF nya dibegal," ucapnya.
Saat ini, pelaku sudah dijebloskan ke dalam penjara. Setelah beberapa waktu mendekam di Polsek Serpong, pelaku dilimpahkan ke Polsek Ciputat. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.
(whb)