Waspada! Ikan Kali Brantas Konsumsi Plastik Popok

Kamis, 26 Juli 2018 - 08:46 WIB
Waspada! Ikan Kali Brantas...
Waspada! Ikan Kali Brantas Konsumsi Plastik Popok
A A A
MOJOKERTO - Masyarakat yang suka mengonsumsi jenis ikan Rengkik dan Keting dari Sungai Brantas patut berhati-hati.

Dua jenis ikan favorit yang sering dikonsumsi masyarakat ini ternyata memakan sampah plastik dari popok bayi yang membahayakan kesehatan. Itu tak luput dari banyaknya sampah dari jenis popok bayi yang dibuang ke sungai yang melintas di beberapa kabupaten di Jawa Timur ini.

Direktur Ecoton Prigi Arisandi mengatakan, awal Juli lalu pihaknya melakukan penelitian terhadap dua jenis ikan tersebut yang diambil dari Sungai Brantas. Hasilnya, dalam lambung kedua ikan ini, ditemukan fiber dan serpihan plastik yang berasal dari sampah popok plastik.

”Kita bedah lambungnya dan menggunakan mikroskopik makroskopis. Positif ikan Rengkik dan Keting mengonsumsi plastik popok,” terang Prigi, Kamis (26/7).

Di sepanjang Sungai Brantas, Ecoton memang pernah melakukan aksi bersih-bersih popok bayi. Dan hasilnya, ada banyak popok bayi yang dibuang di sungai ini.

Sementara menurut Prigi, feeding behavior atau perilaku makan ikan cenderung memakan sesuatu yang ada di perairan. ”Tak hanya bahaya bagi yang mengonsumi, tapi kelestarian ikan-ikan di sungai ini juga terancam,” tandasnya.

Pihaknya tak hanya meneliti ikan Rengkik dan Keting saja. Menurut Prigi, di sepanjang Sungai Brantas juga ditemukan jenis ikan lainnya. Di antaranya ikan Bader, Nila, Jendil dan Dukang atau ikan muara.

Fakta buruk yang ditemukan ini, lanjut Prigi, tak luput dari kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah plastik dari popok bayi ke sungai. ”Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. Dan tak hanya itu, pemerintah daerah di sepanjang Sungai Brantas juga harus melakukan action,” tandasnya.

Sebagai tekanan kepada pemerintah daerah, pihaknya bakal melakukan aksi damai untuk mengangkat isu ini ke Gubernur Jatim. Selain itu, temuan ini juga bakal ditembuskan kepada seluruh kepala daerah sepanjang Sungai Kali Brantas itu untuk pijakan mengambil kebijakan.

”Sejak awal kami sampaikan, pemerintah daerah harus turun tangan dengan fenomena banyaknya popok bayi yang dibuang di sungai. Aturan ketat harus diberlakukan,” pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Parah! 33 Ton Limbah...
Parah! 33 Ton Limbah Medis Berbahaya RSUD Natuna Menumpuk Selama 15 Tahun
Atasi Masalah Lingkungan,...
Atasi Masalah Lingkungan, PPLI Tekankan Pemusnahan Limbah Medis
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Jokowi Minta 18.000...
Jokowi Minta 18.000 Ton Limbah Medis Covid-19 Dihancurkan
Limbah B3 Medis Covid-19...
Limbah B3 Medis Covid-19 Capai 18 Juta Ton, Luhut: Sangat Bahaya Tak Ada Waktu Main-main!
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
5 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
6 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
7 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
7 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
7 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved