Gara Gara Iklan Rokok, Kota Bekasi Terhambat Menjadi Kota Layak Anak

Jum'at, 20 Juli 2018 - 10:12 WIB
Gara Gara Iklan Rokok,...
Gara Gara Iklan Rokok, Kota Bekasi Terhambat Menjadi Kota Layak Anak
A A A
BEKASI - Iklan produk rokok di Kota Bekasi mengganjal daerah penyangga ibukota ini untuk menjadi kota layak anak. Pasalnya, iklan rokok melalui media reklame yang ada dibeberapa titik wilayah tersebut membuat penilaian Kementerian Pemberdaayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI terus menurun.

"Iya sudah ada tim verifikator dari Kementerian PPPA RI datang kesini tahun lalu. Dan memberikan penilaian yang kurang baik karena penayangan iklan rokok," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi Riswanti, Jumat (20/7/2018).

Menurutnya, persoalan yang mereka temui terkait iklan rokok ini dianggap menjadi hambatan terbesar bagi Kota Bekasi mewujudkan kota layak anak. Sebab, bernilai nol (0) dalam penilaian panitia penilai kota layak anak dari Kementerian PPPA.

"Jadi, banyak yang tidak paham, kalau penayangan iklan rokok (di papan reklame, baliho, poster dan sebagainya) itu sangat menghambat Kota Bekasi untuk mewujudkan kota layak anak," ujar Riswanti.

Adapun dari persoalan ini, diakui Riswanti, pihaknya berada di posisi yang dilematis sebab, di satu sisi penayangan iklan rokok merupakan sektor daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tapi disisi lainnya, merusak nilai dalam perwujudan kota layak anak.

"Kami terus mengkaji, dan mengevaluasi permasalahan tersebut. Hal ini guna bisa mencari solusi agar tidak ada yang dirugikan," tutur Riswanti.

Riswanti menambahkan, satu hambatan lain yang menjadi persoalan mewujudkan kota layak anak oleh Kementerian PPPA yakni, penggunaan ruang publik yang ditemukan mereka masih ada puntung rokok didalamnya seperti, saat meninjau kantor Pemkot Bekasi.

"Jadi, hambatan yang tak kalah besarnya kebiasaan merokok dan membuang puntungnya di zona terlarang dan ruang publik. Kami mengajak kepada semuanya harus mau berkomitmen menjadikan Kota Bekasi menjadi kota layak anak karena, kalau DPPPA sendiri engga akan pernah mampu," tandas Ruswanti.

Untuk diketahui, dalam Peraturan Wali Kota Bekasi No 62 tahun 2017 tentang Penataan Reklame di 15 jalan di Kota Bekasi diatur sejumlah jalan protokol tidak diperbolehkan untuk memasang reklame komersil rokok. Setiap permohonan izin baru, para vendor rokok direkomendasikan untuk memasang titik reklame di luar jalan utama.
(ysw)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
57 menit yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
7 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
9 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
10 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
11 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
11 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved