Pemprov DKI Laporkan Kasus Pencurian Penutup Gorong-gorong ke Polisi
Selasa, 05 Juni 2018 - 15:38 WIB
Pemprov DKI Laporkan Kasus Pencurian Penutup Gorong-gorong ke Polisi
A
A
A
JAKARTA - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan telah kehilangan ribuan penutup gorong-gorong di seluruh Jakarta. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Kadis Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faisal mengatakan,
hilangnya besi penutup gorong-gorong memang bukan baru kali ini saja terjadi melainkan sudah berkali-kali. Namun, hingga kini belum ada yang tertangkap.
"Kalau ditotal ada ribuan yang hilang, dan itu sangat merugikan," kata Yusmada kepada wartawan Selasa (5/6/2018). Menurut Yusmada, kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Dia berharap, kepolisian bisa segera melakukan penangkapan terhadap pelaku."Besi tersebut kebanyakan dijual sebagai besi rongsok dipengepul-pengepul besi tua. Kalau mau aman memang memakai beton, tapi kalau beton lubangnya kecil dan tidak efektif," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya besi gorong-gorong. "Masih kita selidiki, secepatnya pelaku akan kita tindak," tukasnya.
Kadis Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faisal mengatakan,
hilangnya besi penutup gorong-gorong memang bukan baru kali ini saja terjadi melainkan sudah berkali-kali. Namun, hingga kini belum ada yang tertangkap.
"Kalau ditotal ada ribuan yang hilang, dan itu sangat merugikan," kata Yusmada kepada wartawan Selasa (5/6/2018). Menurut Yusmada, kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Dia berharap, kepolisian bisa segera melakukan penangkapan terhadap pelaku."Besi tersebut kebanyakan dijual sebagai besi rongsok dipengepul-pengepul besi tua. Kalau mau aman memang memakai beton, tapi kalau beton lubangnya kecil dan tidak efektif," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya besi gorong-gorong. "Masih kita selidiki, secepatnya pelaku akan kita tindak," tukasnya.
(whb)