Urai Kemacetan Jalur Arteri, Simpang Susun Cikande Resmi Dibuka Malam Ini

Rabu, 02 Mei 2018 - 13:51 WIB
Urai Kemacetan Jalur...
Urai Kemacetan Jalur Arteri, Simpang Susun Cikande Resmi Dibuka Malam Ini
A A A
SERANG - Proyek pembangunan Simpang Susun atau interchange Cikande telah resmi ditetapkan sebagai bagian dari Jalan tol Tangerang-Merak. Pengoperasian untuk umum akan dilakukan pada 3 April 2018 pukul 00.00 WIB.

Direktur PT Marga Mandalasakti Kris Ade Sudiyono mengatakan, berdasarkan keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 310/KPTS/M/2018 pihaknya siap mengoptasikam simpang susun sepanjang 1,3 kilometer tersebut.

"Terhitung nanti malam pukul 00.00 WIB secara resmi akan menerima pelanggan, pengguna jalan yang akan menggunakan simpang susun ini diperbolehkan untuk dimanfaatkan," kata Kris kepada wartawan, Rabu (2/5/2018).

Dengan dibangunnya Simpang Susun Cikande gerbang tol di Tangerang Merak menjadi 10. Jumlah pintu ada delapan, lima keluar dan tiga masuk. "Gerbang tol Cikande didukung alat timbangan kendaraan weigh in motion, alat ini mampu mendektesi berat kendaraan yang melintas," ujarnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, keberadaan interchange akan memecahkan persoalan kemacetan di Serang Timur. Selain itu, pengoprasian simpang susun bertujuan untuk pengembangan kawasan industri di wilayah Serang Timur.

"Dengan dioprasikannya simpang Susun Cikande akan berdampak terhadap investor yang masuk ke wilayah Kabupaten Serang Timur, sehingga investor berduyun-duyun masuk ke sini," ujarnya.

Nantinya, kata Tatu, dengan datangnya para investor akan berdampak kepada meningkatnya kesejahtraan masyarakat Kabupaten Serang dan turut membantu mencari solusi mengurangi jumlah pengangguran yang saat ini masih tinggi diwilayahnya.

Proyek interchange dimulai sejak 2014 dan diselesaikan pada April 2017. Exittol tersebut dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektare di Desa Julang dan Desa Nambo Ilir, Kecamatan Cikande, sepanjang 1,3 kilometer.

Proyek dilaksanakan dua tahap, tahap pertama oleh PT Pembangunan Perumahan pada 2015, dilanjutkan tahap kedua oleh PT Modern Widya Technical pada 2016.

Proyek menghabiskan anggaran hingga Rp195 miliar yang bersumber dari anggaran Pemprov Banten 50 persen, Pemkab Serang 25 persen, dan 25 persen lagi dari dana sharing perusahaan di wilayah Serang Timur.

Sebelum diresmikan, proyek Simpang Susun Cikande sudah dilakukan uji laik oprasi yang dilakukan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama dengan Direktorat Perhubungan Darat.
(nag)
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved