Ada Indikasi Kecurangan UNBK SMP di Surabaya

Jum'at, 27 April 2018 - 01:05 WIB
Ada Indikasi Kecurangan...
Ada Indikasi Kecurangan UNBK SMP di Surabaya
A A A
SURABAYA - Spirit kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Surabaya ternoda. Sebab, ada indikasi kecurangan dalam pelaksanaan UNBK yang dilakukan salah satu SMP di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Ikhsan menuturkan, pihaknya menemukan adanya kejanggalan pada pelaksanaan UNBK SMP/MTs di salah satu sekolah negeri. Temuan ini langsung dilaporkan pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk segera ditindaklanjuti.

"Kami temukan adanya kejanggalan UNBK. Kemudian kami coba datangi sekolah tersebut untuk mengamankan komputer dan handphone dari teknisi yang ada di sana," ujar Ikhsan, Kamis (26/4/2018).

Ia melanjutkan, adanya kecurangan pada pelaksanaan UNBK ini bukanlah sebuah kebocoran soal seperti selama ini yang sering terjadi. Namun, ada indikasi akses ilegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dirinya juga belum bisa memastikan apakah soal ujian yang diakses secara ilegal tersebut yang benar diujikan atau tidak.

"Di sekolah tersebut, terdapat 30 komputer. Tapi yang diakses oleh teknisi ada lima komputer. Kemudian soal itu difoto oleh teknisi dan diinfokan oleh pihak ketiga dari luar," sambungnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku sudah menerima laporan adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan UNBK. Dirinya sangat kecewa dan menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Sebab, pelaksaaan UNBK SMP/MTs yang seharusnya dilaksanakan dengan kejujuran namun ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dari laporan yang masuk ke dirinya, ditemukan adanya indikasi kejanggalan pada pelaksanaan UNBK di salah satu sekolah SMP Negeri Surabaya. Peserta ujian yang seharusnya melaksanakan pada sesi pertama (pagi), namun malah melakukan pada sesi ketiga (sore).

"Mestinya anak-anak itu mengikuti ujian sesi satu, tapi malah dipindah ke sesi tiga. Dan kami temukan adanya kejanggalan," kata Risma.

Menurutnya, hal ini pertama kali ditemukan sendiri oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang saat itu sedang memantau jalannya proses UNBK SMP/MTs melalui Pos terpadu. Dirinya memastikan bahwa temuan ini merujuk pada indikasi kecurangan.

"Kita tidak bisa ngomong itu settingan dari awal. Dan yang menemukan pertama kali Dinas Pendidikan Surabaya. Makanya kemudian kita konsultasikan ke pihak Kepolisian dulu," tegasnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, adanya indikasi kecurangan soal tersebut saat ini masih dalam tahap konsultasi.
(zik)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
9 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
9 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
9 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
10 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
11 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved