BKKBN Jabar Targetkan Angka Usia Kawin Pertama 21 Tahun

Rabu, 28 Maret 2018 - 16:22 WIB
BKKBN Jabar Targetkan...
BKKBN Jabar Targetkan Angka Usia Kawin Pertama 21 Tahun
A A A
BANDUNG BARAT - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat menargetkan angka usia kawin pertama (UKP) bisa meningkat. Jika tahun lalu angka usianya masih di 19,9 tahun maka tahun depan ditargetkan bisa di usia 21 tahun.

"Setiap tahun kami targetkan angka usia wanita nikah pertama bisa terus naik, dari asalnya 17 tahun, 18, 19, 20, dan tahun depan 21 tahun. Sedangkan untuk laki-laki di usia 25 tahun," sebut Kepala BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso, di sela Lomba Kelompok Kegiatan Pembangunan Keluarga, se-Jawa Barat di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya faktor penyebab nikah muda bagi wanita bisa dikarenakan beberapa faktor. Seperti aspek kultur, stigma di masyarakat, aspek ekonomi, serta faktor keturunan dimana menikah dengan kerabat yang masih ada hubungan kerabat. Biasanya kasus-kasus seperti itu ditemukan di wilayah Kuningan, Majalengka, Ciamis, Indramayu, Cianjur, dan wilayah selatan Jawa Barat.

Dia menyebutkan, dengan semakin meningkatnya teknologi dan sosialisasi KB yang terus dilakukan maka usia ideal menikah ini diharapkan bisa terwujud. Apalagi pemakai alat KB di Jawa Barat berdasarkan Susenas 2017 dengan usia 15-49 tahun sebesar 62,28% atau terbesar kedua di Pulau Jawa setelah Jawa Timur.

Sementara untuk sex ratio dari total 48,03 juta penduduk Jabar 24,33 juta jiwa laki-laki dan 23,70 juta jiwa perempuan. "Nikah muda sangat erat kaitannya dengan ketahanan keluarga. Mereka sangat rentan cerai karena psikologis tidak siap, untuk itu pembinaan dan pembekalan soal KB dan ketahanan keluarga ini menjadi penting," imbuhnya.

Terpisah Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB P3A) KBB Asep Wahyu FS mengatakan, untuk angka UKP di KBB rata-rata usianya masih 18.75 tahun.

Memang idealnya untuk UKP bagi pria adalah 25 tahun dan untuk wanita 21 tahun. Untuk ini pihaknya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait persoalan ini.

"Kami terus meingkatkan UKP ini agar mencapai angka ideal seperti Jawa Barat. Termasuk menggalakan program KB dimana peserta aktif KB baru tahun 2017 sudah mencapai sebanyak 28.000 orang," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
8 Negara yang Melegalkan...
8 Negara yang Melegalkan Pernikahan pada Usia Dini
Narapidana Kasus Pencabulan...
Narapidana Kasus Pencabulan Nikahi Kekasihnya di Lapas Kediri
Wedding Planner Yes...
Wedding Planner Yes I Do Idaman Calon Pengantin
Pesanan Hantaran Pernikahan...
Pesanan Hantaran Pernikahan Meningkat di Bulan Dzulhijah
Cantik dan Anggun, Begini...
Cantik dan Anggun, Begini Penampilan Erina Gudono saat Pengajian Khataman Al-Quran di Rumahnya
Tempat-tempat Pernikahan...
Tempat-tempat Pernikahan Termahal Dunia, Nomor 1 di Indonesia
Berita Terkini
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
37 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
10 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
11 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved