Ganjil Genap di Tol Bekasi, Kecepatan Mobil Capai 60 Km/Jam
Senin, 12 Maret 2018 - 19:51 WIB
Ganjil Genap di Tol Bekasi, Kecepatan Mobil Capai 60 Km/Jam
A
A
A
BEKASI - PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek mencatat ada peningkatan kecepatan di ruas tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta hingga dua kali lipat. Peningkatan laju kendaraan ini dipicu adanya tiga paket kebijakan dari Kementerian Perhubungan salah satunya penerapan ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, pada Senin (12/3/2018).
"Kepadatan kendaraan yang biasa terjadi di ruas tol mulai mencair," ungkap Deputy General Manager Traffic Manajemen Lalu Lintas, PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih. Menurut Cece, laju kendaraan di tol bisa menembus 40 km/jam hingga 60 km/jam.
Namun, saat diterapkan mulai pukul 06.45 WIB hingga siang hari pukul 11.30 WIB kecepatan kendaraan bertambah hingga 60 km/jam.
Cece memperkirakan, rasio jalan raya terhadap kendaraan di sana juga menurun.
Awalnya menembus angka 1, namun sekarang menurun dikisaran angka 0,8. Sebab, jika rasio sudah menembus angka 1 maka sudah dipastikan lalu lintas padat hingga macet total."Pada penerapan hari ini, kemacetan di tol arah Jakarta berkurang signifikan," katanya.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Irwansyah menambahkan, laju kendaraan di tol kini lebih tinggi dibanding waktu sebelumnya. Hal itu terbukti saat dia kembali dari Gerbang Cikarang Utama menuju Kantor Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek di Bekasi Timur.
"Biasanya waktu tempuh perjalanan Cikarang Utama, Bekasi Barat adalah 45 menit hingga 60 menit dengan kecepatan rata-rata 20 kilometer/jam. Namun, siang ini Senin (12/3/2018) kecepatan bertambah hingga 60 kilometer/jam," tambahnya. Untuk itu, kebijakan Kementerian Perhubungan ini sangat membuktikan efektif diterapkan diruas tol Jakarta - Cikampek.
"Kepadatan kendaraan yang biasa terjadi di ruas tol mulai mencair," ungkap Deputy General Manager Traffic Manajemen Lalu Lintas, PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih. Menurut Cece, laju kendaraan di tol bisa menembus 40 km/jam hingga 60 km/jam.
Namun, saat diterapkan mulai pukul 06.45 WIB hingga siang hari pukul 11.30 WIB kecepatan kendaraan bertambah hingga 60 km/jam.
Cece memperkirakan, rasio jalan raya terhadap kendaraan di sana juga menurun.
Awalnya menembus angka 1, namun sekarang menurun dikisaran angka 0,8. Sebab, jika rasio sudah menembus angka 1 maka sudah dipastikan lalu lintas padat hingga macet total."Pada penerapan hari ini, kemacetan di tol arah Jakarta berkurang signifikan," katanya.
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Irwansyah menambahkan, laju kendaraan di tol kini lebih tinggi dibanding waktu sebelumnya. Hal itu terbukti saat dia kembali dari Gerbang Cikarang Utama menuju Kantor Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek di Bekasi Timur.
"Biasanya waktu tempuh perjalanan Cikarang Utama, Bekasi Barat adalah 45 menit hingga 60 menit dengan kecepatan rata-rata 20 kilometer/jam. Namun, siang ini Senin (12/3/2018) kecepatan bertambah hingga 60 kilometer/jam," tambahnya. Untuk itu, kebijakan Kementerian Perhubungan ini sangat membuktikan efektif diterapkan diruas tol Jakarta - Cikampek.
(whb)