Komplotan Pembunuh Driver Taksi Online di Bogor Digulung, 2 Orang Buron
Rabu, 07 Maret 2018 - 14:06 WIB
Komplotan Pembunuh Driver Taksi Online di Bogor Digulung, 2 Orang Buron
A
A
A
BOGOR - Polresta Bogor menggulung komplotan pembunuh driver taksi online Justinus Sinaga (41) asal Kota Depok yang jasadnya ditemukan di hutan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Gunung Picung, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dari tujuh pelaku, dua diantaranya masih buron dan lima lainnya tertangkap.
Mereka yang berhasil ditangkap, yakni AN (20), MA (40), AN (30), KM (40), dan LR (27), berhasil diringkus di dua lokasi berbeda di Kota Depok dan Bogor. Saat ini masih ada dua pelaku lainnya yang masih buron. (Baca: Tersangka Pembunuh Driver Taksi Online Diringkus di Subang )
"Kita sudah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap empat pelaku. Sedangkan dua pelaku lainnya (buron) kita masih melakukan pencarian," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, dalam keterangan persnya di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (7/3/2018).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan selain memburu dua pelaku yang masih buron, juga menyelidiki motif lainnya.
"Hasil penyidikan sementara, motif pelaku menghabisi nyawa korban karena pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan tewasnya orang lain," ungkapnya.
Mereka yang berhasil ditangkap, yakni AN (20), MA (40), AN (30), KM (40), dan LR (27), berhasil diringkus di dua lokasi berbeda di Kota Depok dan Bogor. Saat ini masih ada dua pelaku lainnya yang masih buron. (Baca: Tersangka Pembunuh Driver Taksi Online Diringkus di Subang )
"Kita sudah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap empat pelaku. Sedangkan dua pelaku lainnya (buron) kita masih melakukan pencarian," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, dalam keterangan persnya di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (7/3/2018).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan selain memburu dua pelaku yang masih buron, juga menyelidiki motif lainnya.
"Hasil penyidikan sementara, motif pelaku menghabisi nyawa korban karena pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan tewasnya orang lain," ungkapnya.
(ysw)