Kampanye Blusukan di Tangerang, Arief Dikeluhkan Pembuatan E-KTP
Rabu, 21 Februari 2018 - 09:27 WIB
Kampanye Blusukan di Tangerang, Arief Dikeluhkan Pembuatan E-KTP
A
A
A
TANGERANG - Pasangan calon Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah-Sachrudin blusukan ke lingkungan warga di RW 01, Panunggangan Barat, Kota Tangerang. Blusukan pasangan tunggal di Pilkada Kota Tangerang 2018 dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhannya, terutama lambatnya pembuatan e-KTP.
Ketua RW 01 Rusman mengatakan, warga banyak yang mengeluhkan administrasi pembuatan KTP elektronik yang lambat, dan minta pengurusannya agar dipercepat."Pengurusan administrasinya sangat lamban, sehingga warga lama mendapat KTP elektronik. Warga minta proses administrasinya dipercepat," kata Rusman, kepada Arief-Sachrudin, Selasa (21/2/2018).
Warga juga meminta agar penanganan banjir di wilayahnya bisa ditingkat, hingga tidak ada lagi genangan air Sungai Cisadane yang masuk ke rumah mereka. "Lingkungan ini sangat dekat dengan Sungai Cisadane, sehingga ketika hujan deras warga selalu khawatir akan terjadi banjir dan genangan air. Kami harap penanganan banjir ditingkatkan," jelasnya.
Mendengar keluhan warga itu, Arief berjanji akan memasukkannya ke dalam program kebijakan pemerintah yang akan dijalankannya ketika menjabat lagi. "Terkait KTP-elektronik akan dituntaskan sebelum pemilu. Sekarang baru datang 30.000 blanko, dan segera dituntaskan," ungkap Arief.
Begitupun dengan penanganan banjir dan bedah rumah yang masih menjadi prioritas di Kota Tangerang, akan diteruskan. Lebih jauh, pihaknya akan mempermudah warga dalam pelayanan akte kelahiran online.
"Kedepan, masyarakat akan dipermudah dalam mendapatkan pelayanan akta kelahiran online. Sehingga, bayi yang baru lahir langsung punya akta," ucapnya.
Ketua RW 01 Rusman mengatakan, warga banyak yang mengeluhkan administrasi pembuatan KTP elektronik yang lambat, dan minta pengurusannya agar dipercepat."Pengurusan administrasinya sangat lamban, sehingga warga lama mendapat KTP elektronik. Warga minta proses administrasinya dipercepat," kata Rusman, kepada Arief-Sachrudin, Selasa (21/2/2018).
Warga juga meminta agar penanganan banjir di wilayahnya bisa ditingkat, hingga tidak ada lagi genangan air Sungai Cisadane yang masuk ke rumah mereka. "Lingkungan ini sangat dekat dengan Sungai Cisadane, sehingga ketika hujan deras warga selalu khawatir akan terjadi banjir dan genangan air. Kami harap penanganan banjir ditingkatkan," jelasnya.
Mendengar keluhan warga itu, Arief berjanji akan memasukkannya ke dalam program kebijakan pemerintah yang akan dijalankannya ketika menjabat lagi. "Terkait KTP-elektronik akan dituntaskan sebelum pemilu. Sekarang baru datang 30.000 blanko, dan segera dituntaskan," ungkap Arief.
Begitupun dengan penanganan banjir dan bedah rumah yang masih menjadi prioritas di Kota Tangerang, akan diteruskan. Lebih jauh, pihaknya akan mempermudah warga dalam pelayanan akte kelahiran online.
"Kedepan, masyarakat akan dipermudah dalam mendapatkan pelayanan akta kelahiran online. Sehingga, bayi yang baru lahir langsung punya akta," ucapnya.
(whb)