Rumah Reyotnya Terbakar, Nenek Miskin di Bogor Tewas Mengenaskan

Rabu, 14 Februari 2018 - 16:06 WIB
Rumah Reyotnya Terbakar,...
Rumah Reyotnya Terbakar, Nenek Miskin di Bogor Tewas Mengenaskan
A A A
BOGOR - Peristiwa kebakaran di Bogor semakin memprihatinkan, dalam 1 hari, sedikitnya 2 rumah terbakar di lokasi berbeda. Pertama kejadian di Kampung Kangker, Desa Sirnagalih, Jonggol dan Perumahan Alam Tirta Desa Pagelaran, Ciomas, Kabupaten Bogor.

Dalam insiden kebakaran di Desa Sirnagalih, mengakibatkan Nenek Cenar (70) penghuni rumah meninggal dunia. Ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah rumah reyotnya dilalap si jago merah.

Kapolsek Jonggol, Kompol Agus Supriyanto mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), api diduga berasal dari lilin yang menyala di kamar tidurnya.

Menurutnya, lilin tersebut disinyalir tersenggol yang kemudian apinya menjalar ke kasur dan perobotan rumah tangga lainnya hingga menghanguskan seluruh kediamannya.

"Hasil olah TKP diduga saat kebakaran terjadi, nenek itu sedang tertidur pulas di kamarnya, dan tidak sempat diselamatkan warga, pas kejadian memang sedang mati listrik," ujar Kompol Agus kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).

Dia menambahkan bahwa saat itu korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. "Sementara untuk kerugian materil diperkirakan sekira kurang lebih Rp 30 juta rupiah," pungkasnya.

Ditempat terpisah, satu rumah di Perumahan Alam Tirta, Desa Pagelaran, Kabupaten Bogor nyaris hangus dilalap si jago merah, Selasa 13 Februari 2018 malam.

Peristiwa kebakaran itu menimpa rumah milik Bayu Aulia Yuanda itu terbakar sekira pukul 22.00 WIB malam. Menurut Ketua RW 15, M Jais, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa maupun luka. (Baca: 'Markas' Cabe-cabengan di Bojong Gede Terbakar )

Hanya saja sejumlah perabotan rumah tangga di rumah itu hangus terbakar. "Orangnya sedang bekerja di Glodok, Jakarta, jadi pas kejadian sedang tidak ada di rumah," ujarnya kepada wartawan.

Jais menduga kobaran api muncul akibat tidak dicabutnya kabel dispenser yang kering. "Dispenser air berada di dapur, mungkin airnya lagi kosong," jelasnya.

Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk memadamkan kobaran api tersebut. Berselang setengah jam, api pun berhasil dipadamkan. "Kalau kerugian ditaksir sekira Rp 3 juta," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kebakaran Lapak Ban...
Kebakaran Lapak Ban Bekas di Gunung Putri, Sudah 24 Jam Petugas Masih Berjibaku
5 Sekuriti Lippo Plaza...
5 Sekuriti Lippo Plaza Ekalokasari Bogor Dilarikan ke Rumah Sakit
Kebakaran Lapak Ban...
Kebakaran Lapak Ban Bekas di Gunung Putri Bogor, Petugas Kesulitan Lakukan Pemadaman
Mess TKA di Gunung Putri...
Mess TKA di Gunung Putri Bogor Terbakar, Dipicu Limbah Ban Bekas Tersambar Petir
Satu Asrama Pondok Pesantren...
Satu Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Dilalap si Jago Merah
Kebakaran Lippo Plaza...
Kebakaran Lippo Plaza Ekalokasari Bogor Berhasil Ditangani, Api dari Gudang Arsip
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
9 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
10 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved