Mimpi Rumah Hancur, Suami Istri Jono-Sugianti Dikubur Satu Liang Lahat

Minggu, 11 Februari 2018 - 19:09 WIB
Mimpi Rumah Hancur,...
Mimpi Rumah Hancur, Suami Istri Jono-Sugianti Dikubur Satu Liang Lahat
A A A
TANGERANG SELATAN - Bendera kuning berjejer disepanjang pintu masuk Taman Makam Legoso, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Suasana duka amat pekat menyelimuti kampung ini. Hampir setiap gang di dua RW kampung itu, warga berduka. Wajah-wajah terlihat murung disepanjang jalan. Sepi, dan sangat menyayat hati.

Masuk ke gang kecil yang hanya cukup dilalui pejalan kaki, di Jalan Lurah Desa, RT02/01, No 55, Pisangan, Ciputat Timur, terdapat rumah Jono dan Sugianti.

Pasangan suami-istri ini meninggal dalam kecelakaan bus wisata, di Tanjakan Emen, Ciater, Subang. Jenazah keduanya lalu dimakamkan dalam satu liang lahat, bersama belasan korban tewas lainnya.

Yuli dan Novi terlihat nemeluk pusara kedua orangtuanya yang masih basah oleh siraman air bunga. Dipeluknya kayu nisan ayah dan ibu dengan sayang. Tulisan cat yang basah menempel di bajunya.

Air matanya jatuh ke tanah. Sementara mesin beko masih bekerja menguruk tanah kuburan massal tempat Jono dan Sugianti terbaring untuk selamanya.

"Bapak.. ibu.." teriak Yuli membekap kayu nisan ayahnya. Seolah tidak rela, ibu muda ini tidak mau melepas pegangannya. Sedang Novi, berpeluh di atas pusara makam ibunya yang basah tanah merah.

Bekas tanah mengotori di baju dan celananya. Semua yang melihat peristiwa pemakaman massal itu ikut iba dan berbelasungkawa. Sedih tidak berdaya.

"Saya sudah melarang bapak dan ibu agar tidak usah berangkat jalan-jalan, dua hari sebelum kejadian. Karena cuaca sedang buruk dan medan jalan di sana yang curam," kata Yuli, dengan mata sembap.

Tetapi Jono tetap memaksa ikut untuk jalan-jalan, menemani istrinya yang ternyata pengurus Koperasi Permata, karena merasa tidak enak dengan para pengurus koperasi lainnya yang ikut.

"Semalam sebelumnya juga saya mimpi rumah yang saya tinggali bersama bapak dan ibu hancur semuanya. Dalam mimpi itu saya sudah punya firasat yang sangat tidak enak sekali," tambah Yuli lagi.

Bener saja, lewat tayangan televisi yang ramai memberitakan kecelakaan itu, dirinya teringat oleh bapak dan ibunya yang ikut dalam rombongan bus tersebut.

Meski demikian, Yuli terlihat cukup tegar saat melihat adiknya Novi terus memeluk pusana orangtuanya. Dia menarik Novi, lantas memeluknya dengan keras.
(wib)
Berita Terkait
7 Mobil Kecelakaan Karambol...
7 Mobil Kecelakaan Karambol di Tanjakan Sitinjau Lauik Padang
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
7 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
10 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
11 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
11 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved