Rumah Terendam Lumpur, Ratusan Warga Rawajati Bertahan di Pengungsian

Rabu, 07 Februari 2018 - 12:46 WIB
Rumah Terendam Lumpur,...
Rumah Terendam Lumpur, Ratusan Warga Rawajati Bertahan di Pengungsian
A A A
JAKARTA - Sebanyak 300 Kepala Keluarga korban banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan masih berada di pengungsian. Mereka belum bisa menempati rumahnya lantaran masih direndam lumpur.

Lurah Rawajati Rudi Budijanto mengatakan, jumlah warga yang berada di pengungsian hingga kini masih seperti kemarin, sebanyak 300 KK. Rumah mereka belum bisa ditempati hingga beberapa hari ke depan karena masih terendam lumpur.

"Warga masih bertahan di pengungsian, mereka semua yang terkena banjir, seperti RW 07, 01, dan 03. Warga juga kan masih membersihkan lumpur-lumpur itu hingga sekarang," ujar Rudi pada wartawan, Rabu (7/2/2018).

Menurut Rudi, terkait bantuan untuk warga, sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari warga. Apalagi, ada bantuan dari beberapa pihak, seperti dari CSR atau perusahan yang ada di Kalibata, lalu dari TNI, kepolisian, dan pihak lainnya yang memberikan sumbangan bahan pangan siap saji.

Dia menambahkan, warga Rawajati pun diminta waspada sementara waktu ini dan lebih baik tinggal di pengungsian sementara lantaran khawatir bakal terjadi banjir susulan.

Sementara itu, salah satu warga RW 07, Muslim menerangkan, meski saat ini banjir sudah mulai surut dibandingkan pada Senin, 5 Februari kemarin. Dia masih khawatir dengan adanya banjir susulan mengingat cuacanya pun masih kerap terjadi hujan.

"Sementara kita bersihkan dahulu lumpur-lumpur di rumah meski ada kekhawatiran banjir susulan. Cuacanya kan kemarin juga hujan terus di Jakarta, belum lagi kalau ada air kiriman dari Bogor," jelasnya.

Maka itu, lanjut Muslim, dia masih belum mau memindahkan barang-barangnya dari tempat pengungsian ke rumahnya."Tapi kalau sampai 4-5 hari lagi, kita juga tak tahu yah. Kami harapkan sih bantuan terus mengalir ke semua warga yang terkena banjir, baik itu yang mengungsi di posko, maupun di kolong (Rawajati)," ucapnya.

Dia menambahkan, bantuan pun diharapkan tak sekedar makanan siap saji belaka karena banyak pula anak-anak yang membutuhkan perhatian, seperti popok, susu, dan obat-obatan.
(whb)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
11 menit yang lalu
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
1 jam yang lalu
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
1 jam yang lalu
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
2 jam yang lalu
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
2 jam yang lalu
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved