Protes Disebut Ormas Islam Radikal, FPI Geruduk Kantor Kemenag Bogor

Kamis, 01 Februari 2018 - 13:55 WIB
Protes Disebut Ormas...
Protes Disebut Ormas Islam Radikal, FPI Geruduk Kantor Kemenag Bogor
A A A
BOGOR - Ratusan massa dari Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor di Jalan Bersih, Komplek Pemkab Bogor, Kamis (1/2/2018). Unjuk rasa berlabel Aksi 102 ini merupakan bentuk protes atas pernyataan salah satu pejabat Kemenag Kabupaten Bogor yang menyebut FPI sebagai ormas Islam radikal.

Ratusan massa FPI dari berbagai wilayah itu terlihat berdiri di depan kantor Kemenag Kabupaten Bogor sambil membawa spanduk bertuliskan 'Selama Ini Kami Berjuang Sesuai Syariat Islam dan Ketentuan'. Selain berorasi dan berteriak mendesak pejabat Kemenag Bogor itu dicopot dari jabatannya, massa juga menuliskan desakan di spanduk berisi 'Turunkan Ujang Ruhiyat Ruhiat, Pejabat Kemenag'.

Ustaz Rizal, perwakilan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FPI Cibinong, Kabupaten Bogor, dalam orasinya menuturkan, kedatangan mereka bertujuan untuk meluruskan apa yang dituduhkan oleh Ujang Ruhiyat. "Kira-kira kalau kita difitnah enak tidak?" ujar Ustaz Rizal.

Pada prinsipnya, kata Ustaz Rizal, FPI telah memaafkan Ujang Ruhiyat. Namun ia mengingatkan bahwa hal tersebut jangan sampai terulang kembali. "Walaupun dia sudah meminta maaf dan kami maafkan, lain kali kalau bicara harus dipikir pakai otak," tandasnya.

Menurut Ustaz Rizal, aksi unjuk rasa ini dipicu adanya makalah yang dibuat Kepala Seksi Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf Kemenag Kabupaten Bogor, Ujang Ruhiat, berjudul "Penanganan Radikalisme Islam di Lembaga Pendidikan Tinggi". (Baca: FPI Serukan Aksi 102 di Kantor Kemenag Bogor, Begini Sikap NU)

Dalam makalah itu disebutkan beberapa ormas Islam sebagai kelompok radikal. Dalam makalah itu tertulis, MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), FPI (Front Pembela Islam), dan Laskar Jihad.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah memediasi kedua pihak dan meminta PFI tidak menggelar unjuk rasa. Tapi karena FPI tidak puas, akhirnya memilih unjuk rasa.

"Dalam unjuk rasa ini kami mengerahkan 600 personel, dan diharapkan aksi digelar secara damai dan tetap menjaga kondusivitas Kabupaten Bogor," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Gelar Aksi Damai, FUMI...
Gelar Aksi Damai, FUMI Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksin Halal
Diguyur Hujan, Massa...
Diguyur Hujan, Massa Aksi 1706 Tetap Bertahan di Depan Gedung Kedubes India
Masyarakat Obi Desak...
Masyarakat Obi Desak Pembangunan Jalan Lingkar Dipercepat
Ratusan Pemuda Riau...
Ratusan Pemuda Riau Aksi Damai Mengapresiasi Petugas KPPS
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, MOI Long March dan Gelar Penggalangan Dana
Halau Aksi 266, Bundaran...
Halau Aksi 266, Bundaran Patung Kuda Dipasang 2 Lapis Beton dan Kawat Berduri
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
13 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved