Tangerang Adopsi Akses Transportasi Massal Jepang

Selasa, 26 Desember 2017 - 17:45 WIB
Tangerang Adopsi Akses...
Tangerang Adopsi Akses Transportasi Massal Jepang
A A A
TANGERANG - Pesatnya perkembangan akses transportasi di Kota Tangerang menarik perhatian Pusat Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan Internasional Cooperation Agency (JICA). Adapun yang menjadi perhatian JICA di Kota Tangerang adalah penyediaan sarana transportasi massal, sama seperti yang sedang dikembangkan di Jakarta, dalam beberapa waktu belakangan.

Akses transportasi massal di Kota Seribu Industri ini memang sedang berkembang sehingga perlu dilakukan pembenahan dalam pengelolaannya agar bisa mengatasi kemacetan yang ada. Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan, sedikitnya ada enam akses transportasi massal di Kota Tangerang, dari angkutan kota, APTB, KRL, hingga BRT dalam kota.

"Kami juga punya BRT dengan Jakarta dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang tidak lama lagi akan segera beroperasi," katanya kepada KORAN SINDO di Balai Kota Tangerang, beberapa waktu lalu.

Pihaknya juga sedang mengembangkan transit oriented development (TOD) di Stasiun Batu Ceper dengan Terminal Poris, untuk memudahkan warga mengakses transportasi massal yang tersedia. Namun, untuk progres akses transportasi itu, Arief mengaku masih akan terus berkembang. Untuk itu, pihaknya berusaha menggaet JICA agar tertarik melakukan pengelolaan transportasi yang ada. Tidak tanggung-tanggung, Arief langsung mengunjungi Chiyoda, Nibancho 5−25, Tokyo, Jepang. Meski begitu, hasil yang dicapainya cukup seimbang. JICA tertarik menangani masalah di perkotaan itu.

"JICA sangat tertarik untuk terlibat dalam penanganan persoalan perkotaan di Kota Tangerang, terutama terkait pembangunan infrastruktur transportasi dan masalah persampahan yang ada," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saiful Rohman mengaku sangat mengapresiasi sikap Arief yang serius mengatasi permasalahan transportasi massal di Kota Tangerang. Menurut dia, langkah menjalin kerja sama dengan Jepang sangat tepat. Apalagi, akses transportasi massal di Jepang telah diakui sebagai yang terbaik untuk bisa diadopsi kota dengan 2 juta penduduk itu.

"Ini adalah bagian dalam mencari solusi persoalan kemacetan di Kota Tangerang. Saat ini kerja samanya masih dalam proses penjajakan terusmenerus dengan pihak JICA yang di Jakarta," ujarnya.

Namun, saat ditanya sudah sejauh mana proses penjajakan itu, Saiful mengatakan, kajiannya ada di Bappeda. Secara garis beras, dia hanya mengatakan konsep yang coba ditawarkan ke JICA adalah TOD. "Terkait pembangunan akses transportasi massal. Nantinya transportasi massal yang dibangun ini akan terintegrasi di wilayah Jabodetabek. Ini sedang dalam pembahasan di Bappeda," ujarnya.
(amm)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
58 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved