Pengembalian Mandat Dinilai sebagai Sindiran La Nyalla untuk Gerindra

Kamis, 21 Desember 2017 - 17:54 WIB
Pengembalian Mandat...
Pengembalian Mandat Dinilai sebagai Sindiran La Nyalla untuk Gerindra
A A A
SURABAYA - Riuh pertarungan di Pilgub Jatim sedikit berkurang. Kondisi itu terjadi setelah La Nyalla Mahmud Mattalitti mengembalikan mandat politik yang diberikan Partai Gerindra kepadanya. Banyak kalangan menilai kondisi ini menunjukan satire politik di Jatim serta sindiran buat Gerindra dalam mengambil jalan politik.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Muchtar W Oetomo menuturkan, secara normatif orang yang diberi mandat dan kemudian mengembalikannya merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, dalam konteks persiapan Pilgub di Jatim tidak bisa hanya dipahami secara normatif, tapi juga harus ditelaah secara politis.

"Ini jelas sebuah satire politik, bentuk sindiran atau bahkan protes politik yang dilancarkan La Nyalla pada Gerindra," ujar Muchtar, Kamis (21/12/2017).

Ia melanjutkan, semua pihak bisa melihat waktu yang diberikan Gerindra pada La Nyalla untuk membangun sebuah koalisi sangat terbatas, yakni hanya 10 hari. Untuk ukuran pilgub, waktu yang diberikan sangat cepat.

"Perlu dicatat juga kalau koalisi harusnya bukan hanya menjadi tanggung jawab personal, tapi jadi tanggung jawab bersama di semua jajaran stakeholders partai," tegasnya.

Makanya, kata Muchtar, frame yang dibangun dalam judul pengusung calon merupakan koalisi partai, bukan koalisi personal atau calon yang akan bertanding. Koalisi dalam konteks politik apa pun bukanlah soal yang mudah.

Muchtar juga menjelaskan, dengan kondisi ini memang sulit untuk membangun peta koalisi. Bahkan, dia mencontohkan Ridwan Kamil dan Khofifah Indar Parawansa yang sudah dapat partai pengusung masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun koalisi.

"Jadi wajar jika La Nyalla menduga dirinya sesungguhnya tidak dikehendaki sejak awal," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Bakal Calon Gubernur Jawa Timur La Nyalla Mattalitti mengembalikan mandat Partai Gerindra setelah upaya dan ikhtiar politiknya untuk maju Pilgub Jatim menemui jalan buntu. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim itu mengembalikan surat mandat yang diterimanya dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas," kata La Nyalla dalam siaran persnya.
(zik)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
Raih 312 Suara, Risma...
Raih 312 Suara, Risma Menang Mutlak di TPS Sendiri
Sowan ke Gus Ali di...
Sowan ke Gus Ali di Sidoarjo, Luluk-Lukman Dapat Pesan Mutiara
PDIP Siap Dukung Khofifah...
PDIP Siap Dukung Khofifah di Pilkada Jatim, Asal Cawagub dari Kadernya
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
52 menit yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
8 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
10 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
10 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved