Para Istri Legislator Golkar Gelar Baksos di Kampung Leluhur Presiden Jokowi
Jum'at, 08 Desember 2017 - 21:25 WIB
Para Istri Legislator Golkar Gelar Baksos di Kampung Leluhur Presiden Jokowi
A
A
A
BOYOLALI - Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (8/12/2017). Kegiatan sosial para istri anggota FPG DPR itu dipusatkan di Masjid At-Taubah.
Ketua IIFPG Lisa Robert Kardinal dalam sambutannya menyatakan, baksos itu sebagai upaya membantu warga yang terkena bencana, sekaligus mengampanyekan cinta lingkungan. IIFPG sengaja memilih cara mengampanyekan cinta lingkungan melalui kegiatan amal dan silaturahmi dengan warga.
“Baksos IIFPG kali ini selain sebagai bentuk silaturahmi dengan warga, juga mempunyai misi mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berperilaku ramah terhadap lingkungan,” ujar Lisa.
Istri Bendahara Umum Partai Golkar Robert Kardinal itu juga menjelaskan posisi strategis masjid dalam memberikan edukasi dan teladan kepada masyarakat mengenai pentingnya memelihara lingkungan. Masjid, lanjut Lisa, selain sebagai tempat beribadah juga berfungsi sebagai tempat pendidikan bagi masyarakat.
“Saya paham, bahwa agama Islam sangat menekankan perlunya hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Dengan demikian, masjid mempunyai posisi strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan perlunya keramahan kita terhadap lingkungan,” kata Lisa.
Karena itu IIFPG juga mendukung program Eco-Masjid atau gerakan masjid ramah lingkungan yang telah dideklarasikan oleh ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) sekaligus Wakil Presiden H Jusuf Kalla. Karena itu Lisa mengharapkan program ramah lingkungan yang dimulai dari masjid juga menular ke warga untuk menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing.
Pada kesempatan sama, Ketua Panitia Baksos IIFPG Enny Misbakhun mengatakan, ada pertimbangan tersendiri sehingga memilih Kecamatan Ngemplak sebagai lokasi baksos. Berdasar masukan yang masuk ke IIFPG, kecamatan asal leluhur Presiden Joko Widodo itu menjadi langganan banjir saat musim hujan.
“Alhamdulillah, kami dari IIFPG dapat hadir di Kecamatan Ngemplak, kecamatan yang sering dilanda banjir di musim hujan,” katanya.
Ketua IIFPG Lisa Robert Kardinal dalam sambutannya menyatakan, baksos itu sebagai upaya membantu warga yang terkena bencana, sekaligus mengampanyekan cinta lingkungan. IIFPG sengaja memilih cara mengampanyekan cinta lingkungan melalui kegiatan amal dan silaturahmi dengan warga.
“Baksos IIFPG kali ini selain sebagai bentuk silaturahmi dengan warga, juga mempunyai misi mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berperilaku ramah terhadap lingkungan,” ujar Lisa.
Istri Bendahara Umum Partai Golkar Robert Kardinal itu juga menjelaskan posisi strategis masjid dalam memberikan edukasi dan teladan kepada masyarakat mengenai pentingnya memelihara lingkungan. Masjid, lanjut Lisa, selain sebagai tempat beribadah juga berfungsi sebagai tempat pendidikan bagi masyarakat.
“Saya paham, bahwa agama Islam sangat menekankan perlunya hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Dengan demikian, masjid mempunyai posisi strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat akan perlunya keramahan kita terhadap lingkungan,” kata Lisa.
Karena itu IIFPG juga mendukung program Eco-Masjid atau gerakan masjid ramah lingkungan yang telah dideklarasikan oleh ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) sekaligus Wakil Presiden H Jusuf Kalla. Karena itu Lisa mengharapkan program ramah lingkungan yang dimulai dari masjid juga menular ke warga untuk menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing.
Pada kesempatan sama, Ketua Panitia Baksos IIFPG Enny Misbakhun mengatakan, ada pertimbangan tersendiri sehingga memilih Kecamatan Ngemplak sebagai lokasi baksos. Berdasar masukan yang masuk ke IIFPG, kecamatan asal leluhur Presiden Joko Widodo itu menjadi langganan banjir saat musim hujan.
“Alhamdulillah, kami dari IIFPG dapat hadir di Kecamatan Ngemplak, kecamatan yang sering dilanda banjir di musim hujan,” katanya.
(wib)