Dianggap Mendesak, DPRD DKI Tagih Ranperda Ruang Bawah Tanah

Kamis, 07 Desember 2017 - 09:11 WIB
Dianggap Mendesak, DPRD...
Dianggap Mendesak, DPRD DKI Tagih Ranperda Ruang Bawah Tanah
A A A
JAKARTA - DPRD mendukung sepenuhnya keinginan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemanfaatan Ruang Bawah Tanah.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menuturkan, ruang bawah tanah memang perlu diatur agar pemda tidak merugi. Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI segera menyampaikan rancangan perdanya ke DPRD agar bisa secepatnya dibahas.

"Kita minta segera pemda melengkapi naskah akademisnya, kita rugi loh (tidak diatur). Sekarang basement gedung-gedung di Jakarta ada berapa lantai? Bisa tiga sampai empat, dan itu enggak diatur. Engak ada pemasukan buat pemda," ujar Taufik di Jakarta, Kamis (7/12/2017)

M Taufik mengatakan, di luar negeri sudah banyak negara memanfaatkan ruang bawah tanah sebagai sarana interaksi sosial. "Memang, di luar negeri itu ruang bawah tanah sudah menjadi ruang interaksi masyarakat dan ketika ada interaksi di situ maka akan ada berbagai macam kebutuhan," kata Taufik.

Oleh karena itu, Taufik merasa Jakarta sebagai etalase Indonesia perlu menjadi contoh dalam pengelolaan pemanfaatan ruang bawah tanah. "Sesuai dengan pernyataan Pak Wagub (Sandiaga Uno) bahwa pemberdayaan UMKM dapat dilaksanakan di ruang bawah tanah itu, dan saya kira perlu ya," tuturnya.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kemarin memberikan arahan dalam workshop bertema "Underground Government Study: MRT Jakarta" atau "Studi pemerintahan ruang bawah tanah: MRT Jakarta". Workshop dihadiri oleh pakar akademisi, anggota DPRD, pelaku UMKM dan masyarakat.

"Yang ada di benak Pak Anies dan saya adalah bagaimana underground ini bisa berpihak pada usaha kecil sehingga penciptaan lapangan kerja itu tinggi. Jadi UMKM, ekonomi kreatif bisa mengisi ruang-ruang bawah tanah," ujar Sandi.

Meski demikian, Sandi menegaskan bahwa ruang bawah tanah MRT tidak hanya bicara aspek ekonomi tapi juga aspek sosial. Ia berharap ruang bawah MRT nantinya menjadi ruang berinteraksi untuk menyatukan warga Jakarta. Termasuk integrasi dengan antarmoda transportasi.
(thm)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
5 menit yang lalu
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
58 menit yang lalu
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
1 jam yang lalu
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
2 jam yang lalu
2 Korban KM Nurul Salsa...
2 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan dalam Keadaan Selamat, 18 Orang Masih Hilang
2 jam yang lalu
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved