Ikan Laut Langka di Simalungun dan Pematangsiantar

Selasa, 05 Desember 2017 - 13:32 WIB
Ikan Laut Langka di...
Ikan Laut Langka di Simalungun dan Pematangsiantar
A A A
PEMATANGSIANTAR - Berbagai jenis ikan laut di pasar tradisional di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, mulai langka sejak beberapa hari ini.

Menurut sejumlah pedagang ikan di Pasar Perdagangan, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun dan Pasar Horas, Kota Pematangsiantar, kelangkaan ikan ini karena berkurangya pasokan dari agen yang biasanya memasok kepada pedagang ikan. Ikan laut yang langka itu di antaranya jenis tongkol, mayung, dencis, pari dan lainnya.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Perdagangan, Syukri (42), mengatakan, sejak 4 hari belakangan ini para agen dari Belawan, Tanjung Balai bahkan Sibolga, tidak memasok atau menjual ikan basah laut, karena nelayan takut melaut akibat cuaca buruk.

“Menurut para agen saat dihubungi kenapa tidak memasok ikan, mereka mengatakan, tidak ada ikan, karena nelayan takut melaut akibat badai, makanya ikan basah laut langka sejak 4 hari ini,” sebut Syukri.

Hal sama disampaikan Nelly Sinaga (45), pedagang ikan di Pasar Horas yang biasanya menjual ikan basah laut 50 kilogram hingga 60 kilogram sehari, sejak 4 hari ini sama sekali tidak menjual ikan karena tidak ada pasokan.

“Para pelanggan terutama warung nasi sudah mengeluh karena tidak ada ikan laut beberapa hari ini,” ujar Nelly.

Akibat langkanya ikan laut, harga ikan air tawar seperti ikan Nila dan ikan Lele mengalami kenaikan antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Ikan Nila dari sebelumnya Rp28.000 per kilogram naik menjadi Rp31.000 hingga Rp33.000. Sedangkan ikan Lele dari Rp18.000 naik menjadi Rp21.000 hingga Rp23.000.

Para pengusaha warung nasi dan rumah makan mengeluhkan kelangkaan ikan basah laut, karena berdampak pada berkurangnya omzet penjualan dan keuntungan. “Banyak pembeli yang tidak suka ikan air tawar sehingga omzet penjualan berkurang,” sebut Irma salah seorang pemilik warung nasi di Jalan Diponegoro, Pematangsiantar.
(rhs)
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Ekspor Meningkat, Neraca...
Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Hasil Perikanan Naik 10,5 %
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Penjualan Ikan Tidak...
Penjualan Ikan Tidak Terpengaruh Pandemi Corona
KKP Dorong Harmonisasi...
KKP Dorong Harmonisasi Perikanan Berkelanjutan Regional Asia Tenggara
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
10 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
10 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
11 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
12 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved