Respons Keluhan Warga, Pemkot Bogor Bakal Uji Coba Aplikasi Qlue

Kamis, 23 November 2017 - 00:36 WIB
Respons Keluhan Warga,...
Respons Keluhan Warga, Pemkot Bogor Bakal Uji Coba Aplikasi Qlue
A A A
JAKARTA - Merespons setiap pengaduan warga menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Berbagai program diluncurkan untuk menampung semua pengaduan dan aspirasi dari masyarakat. Mulai dari call center 112, sms center dan lainnya.

Namun itu tidak cukup, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat masyarakat ingin direspon lebih cepat. Sehingga diperlukan formulasi baru yang efektif untuk merespons keluhan di era digital ini.

Terkait dengan itu, Pemkot Bogor dalam waktu dekat akan ikut menerapkan aplikasi Qlue yang sudah lama dan tidak asing dipakai di Jakarta. Pasalnya, aplikasi sejenis Qlue yang sudah terbukti efektif diberbagai daerah dalam menampung setiap pengaduan ini, menjadi sebuah kebutuhan juga di Kota Bogor.

Marketing Qlue Ivan Tigana mengatakan, dengan menggunakan aplikasi Qlue masyarakat dapat melaporkan berbagai keluhan dan masalah terkait parkir liar, sampah, jalan rusak dan lainnya.

Berbagai macam pengaduan tersebut akan dikategorikan sesuai dengan jenis pengaduannya yang terhubung ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti. Hal itu membuat komunikasi antara warga dengan pemerintah pun menjadi lebih cepat dan teratur.

"Sebab pengaduan masuk ke dalam sistem sehingga pelapor dapat mengetahui status dari laporannya apakah sudah ditindaklanjuti atau belum," ujarnya di Bogor, Rabu 22 November 2017.

Aplikasi yang sudah dikerjasamakan di lima pemerintah daerah (Jakarta, Manado, Probolinggo, Cilegon, Pare-Pare) dan sedang diujicobakan di Bandung juga sebenarnya bersifat nasional dan dapat di donwload di Playstore dan IOS secara free.

Terhitung sejak tahun lalu, pengaduan dari masyarakat Kota Bogor pun sudah banyak yang masuk ke platform Qlue meski belum bisa ditindaklanjuti karena belum adanya kerja sama.

"Partisipasi dari masyarakat memang diperlukan di Qlue dan kami berharap Kota Bogor bisa jadi kota berikutnya yang bekerja sama. Ditambah pengaduan yang sudah masuk pun bisa menjadi gambaran fokus Pemkot Bogor dalam menyelesaikan masalah," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan E-Goverment Dinas Komunikasi, Informasi, Statistika dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor Oki Tri Fasiasta, sebagai aplikasi publik reporting peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam melaporkan kondisi Kota Bogor.

Mulai dari lalu lintas, keamanan, fasilitas publik, sampah, vandalisme yang membuat masyarakat ikut memiliki dan ambil bagian dari sistem tata kelola kota.

"Tantangannya, pemerintah harus memsosialisasikan Qlue kepada masyarakat agar banyak masyarakat yang menggunakan Qlue dan program pengaduan berbasis smart city menjadi efektif," katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihak Qlue akan terlebih dahulu memberikan uji coba aplikasi ini di Pemkot Bogor. Jika Qlue benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat maka Pemkot Bogor akan mengusahakan untuk menganggarkannya.

"Tahun depan tidak bisa karena APBD 2018 sudah ditetapkan jadi saat ini dijajaki dulu baru mungkin di 2019 sudah bisa di running," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menginginkan uji coba aplikasi Qlue ini dapat dilakukan sebelum dirinya cuti pada Rabu 10 Januari 2018 mendatang. Sebab ia ingin menyelesaikan semua permasalahan di lapangan mulai dari kemacetan, parkir liar, sampah, dan lainnya.

"Saya ingin fokus menyelesaikan masalah di lapangan agar masyarakat tidak menganggap kita tidak tidur," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
20 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
5 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved