Gandeng Birokrat Senior, Ketua Perindo Jabar Resmi Maju Pilkada Bogor
Minggu, 05 November 2017 - 22:01 WIB
Gandeng Birokrat Senior, Ketua Perindo Jabar Resmi Maju Pilkada Bogor
A
A
A
BOGOR - Ketua DPW Perindo Jawa Barat (Jabar) Ade Wardhana Adinata resmi maju sebagai calon Bupati Bogor pada Pilkada 2018 melalui jalur independen. Ade mendeklarasikan dirinya bersama pasangannya Asep Ruhiyat, seorang birokrat senior di Pemkab Bogor, Minggu (5/11/2017).
"Ya kami, sudah fix dengan Pak Asep Ruhiyat. Beliau sangat terbuka dan bersedia menjadi pasangan saya di Pilkada 2018. Saya sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati-nya Pak Asep Ruhiyat," ujar Ade di Kantor DPD Perindo Kabupaten Bogor, Cibinong.
Alasan Ade memilih Asep sebagai pendampingnya karena dalam membangun dan mengubah Kabupaten Bogor sesuai dengan visi misi Perindo, harus dari kalangan yang memahami persis tentang sistem pengelolaan anggaran dan aparatur sipil negara (ASN) adalah birokrat.
Menurut Ade, Asep yang kini menjabat Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, kaya akan pengalaman. “Saya membutuhkan pendamping yang langsung bisa kerja dengan cepat, tepat dan tentunya memiliki integritas. Saya melihat kriteria Pak Asep sangat sempurna. Ia birokrat berpengalaman, cakap dalam komunikasi dan koordinasi ," ungkapnya.
Alumni Ponpes Al Masturiyah Sukabumi itu membeberkan bukti kemampuan Asep Ruhiyat, di antaranya mampu memecahkan rekor meraih kenaikan pangkat luar biasa dan langka, yakni hanya 1,5 tahun dari Pembina IV/a ke Pembina Tingkat I IV/b.
"Bersyukur karena Allah SWT telah mempertemukan saya dengan Pak Asep Ruhiyat. Pengalaman beliau dengan tipikal pekerja keras dan serba bisa, Insya Allah kami mampu melakukan perubahan di Kabupaten Bogor menjadi lebih baik lagi. Proses taaruf yang kami lakukan berjalan cepat dan mulus," jelasnya.
Sementara itu, Asep Ruhiyat menilai sosok Ade Wardhana memiliki sisi keilmuan, integritas dan mentalitasnya sangat mumpuni. Untuk itu, Asep tidak mau bertele-tele dalam mengambil sikap untuk menjadi pendamping balon bupati Bogor yang baru berusia 34 tahun itu.
"Kalau bicara nyantri, nyakola, dan nyund,a itu semua ada di Kang Ade. Saya tidak perlu lama menilai kapasitasnya. Di usianya yang muda, Kang Ade sudah dipercaya menjadi ketua partai di tingkat Jawa Barat. Ada 27 kota dan kabupaten yang Ia pimpin," papar Asep.
Demikian pula dengan Asep Ruhiyat yang mengaku jika proses taaruf yang dibangunnya dengan Ade Wardhana berjalan lancar. "Niat saya berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Bogor. Saya siap bekerja dalam posisi apapun," pungkasnya.
"Ya kami, sudah fix dengan Pak Asep Ruhiyat. Beliau sangat terbuka dan bersedia menjadi pasangan saya di Pilkada 2018. Saya sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati-nya Pak Asep Ruhiyat," ujar Ade di Kantor DPD Perindo Kabupaten Bogor, Cibinong.
Alasan Ade memilih Asep sebagai pendampingnya karena dalam membangun dan mengubah Kabupaten Bogor sesuai dengan visi misi Perindo, harus dari kalangan yang memahami persis tentang sistem pengelolaan anggaran dan aparatur sipil negara (ASN) adalah birokrat.
Menurut Ade, Asep yang kini menjabat Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, kaya akan pengalaman. “Saya membutuhkan pendamping yang langsung bisa kerja dengan cepat, tepat dan tentunya memiliki integritas. Saya melihat kriteria Pak Asep sangat sempurna. Ia birokrat berpengalaman, cakap dalam komunikasi dan koordinasi ," ungkapnya.
Alumni Ponpes Al Masturiyah Sukabumi itu membeberkan bukti kemampuan Asep Ruhiyat, di antaranya mampu memecahkan rekor meraih kenaikan pangkat luar biasa dan langka, yakni hanya 1,5 tahun dari Pembina IV/a ke Pembina Tingkat I IV/b.
"Bersyukur karena Allah SWT telah mempertemukan saya dengan Pak Asep Ruhiyat. Pengalaman beliau dengan tipikal pekerja keras dan serba bisa, Insya Allah kami mampu melakukan perubahan di Kabupaten Bogor menjadi lebih baik lagi. Proses taaruf yang kami lakukan berjalan cepat dan mulus," jelasnya.
Sementara itu, Asep Ruhiyat menilai sosok Ade Wardhana memiliki sisi keilmuan, integritas dan mentalitasnya sangat mumpuni. Untuk itu, Asep tidak mau bertele-tele dalam mengambil sikap untuk menjadi pendamping balon bupati Bogor yang baru berusia 34 tahun itu.
"Kalau bicara nyantri, nyakola, dan nyund,a itu semua ada di Kang Ade. Saya tidak perlu lama menilai kapasitasnya. Di usianya yang muda, Kang Ade sudah dipercaya menjadi ketua partai di tingkat Jawa Barat. Ada 27 kota dan kabupaten yang Ia pimpin," papar Asep.
Demikian pula dengan Asep Ruhiyat yang mengaku jika proses taaruf yang dibangunnya dengan Ade Wardhana berjalan lancar. "Niat saya berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Bogor. Saya siap bekerja dalam posisi apapun," pungkasnya.
(thm)