Parkir Mobil, Jakarta Butuh Lahan Setara 24 Ribu Lapangan Bola

Rabu, 01 November 2017 - 21:07 WIB
Parkir Mobil, Jakarta...
Parkir Mobil, Jakarta Butuh Lahan Setara 24 Ribu Lapangan Bola
A A A
JAKARTA - Head of Public Policy and Government Affairs, Indonesia, Uber, John Colombo mengatakan, pihaknya menunjuk the Boston Consulting Group untuk mengkaji potensi manfaat diadopsinya ridesharing secara meluas di kota-kota Asia termasuk Jakarta.

John menjelaskan, temuan-temuan dalam kajian ini dilakukan melalui riset data transportasi yang tersedia untuk publik, wawancara dengan pakar-pakar transportasi dan riset primer dengan komuter di tiap kota. Kajian ini mencakup Singapura, Bangkok, Hong Kong, Taipei, Ho Chi Minh, Hanoi, dan Manila.

Menurut John, mobil mengambil alih lahan berharga untuk parkir dan menurunkan kualitas udara, dengan risiko kemacetan total.

"Lebih dari 4 juta mobil di Jakarta, dibutuhkan 24.000 lapangan sepakbola untuk memarkir semua mobil di Jakarta.
Mobil pribadi di Jakarta menghasilkan 22 juta metrik ton CO2 per tahun, cukup untuk mengisi stadion Gelora Bung Karno sebanyak hampir 5.000 kali," kata John saat konper di Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).

Dengan tingkat pertumbuhan jumlah kendaraan seperti saat ini, lanjut John, kemacetan tidak akan teratasi dan Jakarta bisa macet total pada tahun 2022.

"Rata-rata, pengemudi menghabiskan 1,8 kali lebih lama untuk bepergian pada jam-jam sibuk dibanding jam-jam biasa," lanjutnya.

Terdapat lebih dari 50% lebih banyak kendaraan dari yang bisa ditampung oleh jalanan di Jakarta. Lebih dari 50% mobil di jalan hanya memiliki 1 orang di dalamnya.

Jika Ridesharing menjadi alternatif kepemilikan mobil pribadi Diperkirakan 40-70% kendaraan pribadi yang ada di kota-kota di mana studi ini dilakukan dapat disingkirkan.

Di Jakarta, sebagai contoh, 60% mobil dapat dikurangi dari jalanan, atau sekitar hampir 2,5 juta kendaraan. Pengurangan mobil akan dapat memperbaiki situasi kemacetan dan parkir.

"Jakarta dapat mengalihkan area sebesar 14.600 lapangan sepakbola yang saat ini digunakan sebagai lahan parkir," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
17 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
Inilah Rumput Lapangan...
Inilah Rumput Lapangan Sepak Bola yang Sesuai Standar FIFA
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved