Kronologis Ledakan di Tangerang yang Tewaskan Puluhan Orang
Kamis, 26 Oktober 2017 - 15:03 WIB
Kronologis Ledakan di Tangerang yang Tewaskan Puluhan Orang
A
A
A
TANGERANG - Ledakan hebat disertai kebakaran di Komplek Pergudangan 99, Jalan Raya Salembaran, Kosambi, mengakibatkan puluhan orang tewas. Sebanyak 30 orang dilaporkan menderita luka-luka.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 09.00 WIB."Telah terjadi kebakaran disertai ledakan di pabrik sekitar pukul 09.00 WIB," kata Harry saat dihubungi wartawan di Tangerang, Kamis (26/10/2017).
Sebelum terbakar, sempat terdengar dentuman ledakan yang sangat keras dari dalam gudang. Akibat peristiwa ini, puluhan orang dikabarkan meninggal. Selain korban tewas, puluhan orang juga dikabarkan menderita luka bakar serius dan telah dilarikan ke RS BUN untuk segera diberikan pertolongan pertama.
"Banyak korban yang tewas dan terluka. Kondisi korban tewas sendiri sangat mengenaskan, sudah hangus dan sulit untuj dikenali," sambung Harry.
Pihaknya juga masih menunggu mobil ambulans untuk mengevakuasi korban yang jumlahnya terus bertambah, sambil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sejumlah saksi yakni, Amri dan Ajud mengatakan, saat itu sedang mengerjakan pemasangan atap bangunan mes. Tiba-tiba di bagian pembuatan kembang api berjarak kurang lebih 20 meter, terdengar suara ledakan dan atap bangunannya Jebol dan menimbulkan api sehingga terjadi kebakaran.
Seperti diberitakan, gudang kembang api di Kosambi meledak. Sejumlah orang dikabarkan mengalami luka bakar serius dan tewas terpanggang api.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 09.00 WIB."Telah terjadi kebakaran disertai ledakan di pabrik sekitar pukul 09.00 WIB," kata Harry saat dihubungi wartawan di Tangerang, Kamis (26/10/2017).
Sebelum terbakar, sempat terdengar dentuman ledakan yang sangat keras dari dalam gudang. Akibat peristiwa ini, puluhan orang dikabarkan meninggal. Selain korban tewas, puluhan orang juga dikabarkan menderita luka bakar serius dan telah dilarikan ke RS BUN untuk segera diberikan pertolongan pertama.
"Banyak korban yang tewas dan terluka. Kondisi korban tewas sendiri sangat mengenaskan, sudah hangus dan sulit untuj dikenali," sambung Harry.
Pihaknya juga masih menunggu mobil ambulans untuk mengevakuasi korban yang jumlahnya terus bertambah, sambil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sejumlah saksi yakni, Amri dan Ajud mengatakan, saat itu sedang mengerjakan pemasangan atap bangunan mes. Tiba-tiba di bagian pembuatan kembang api berjarak kurang lebih 20 meter, terdengar suara ledakan dan atap bangunannya Jebol dan menimbulkan api sehingga terjadi kebakaran.
Seperti diberitakan, gudang kembang api di Kosambi meledak. Sejumlah orang dikabarkan mengalami luka bakar serius dan tewas terpanggang api.
(whb)