Gasak Sepeda Rp40 Juta, Residivis Pencurian Digelandang Polisi
Jum'at, 20 Oktober 2017 - 01:34 WIB
Gasak Sepeda Rp40 Juta, Residivis Pencurian Digelandang Polisi
A
A
A
DEPOK - Seorang pelaku spesialis pencuri rumah kosong berinisial AL (25) dibekuk petugas Polres Depok. Residivis kasus serupa ini diringkus usai menggasak satu unit sepeda senilai Rp40 juta dan sepeda motor serta telepon genggam.
Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis mengatakan pelaku dibantu oleh temannya saat beraksi. A, teman pelaku kini masih buron. Terakhir kali, pelaku beraksi di rumah milik Ariyanto (38) warga Perumahan Griya Rahmani 2, Kukusan, Depok.
Para pelaku beraksi pada siang hari saat rumah korban tak berpenghuni. "Aksi kedua pelaku ini sempat terekam CCTV. Hal itu yang memudahkan petugas mengungkap kasus ini. AL ini baru keluar penjara Mei 2017 lalu terkait kasus serupa," kata Kholis pada wartawan Kamis, 19 Oktober 2017 kemarin.
Sementara itu, AL mengaku sudah beraksi lebih dari tiga kali. Biasanya dia mengincar rumah kosong karena dianggap lebih mudah untuk disusupi.
Uang hasil kejahatan digunakan untuk biaya kebutuhan hidup. "Kalau yang terakhir ini kebetulan belum sempat dijual, tapi biasanya setiap dapat dari jual barang hasil curian uangnya untuk makan," katanya.
Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis mengatakan pelaku dibantu oleh temannya saat beraksi. A, teman pelaku kini masih buron. Terakhir kali, pelaku beraksi di rumah milik Ariyanto (38) warga Perumahan Griya Rahmani 2, Kukusan, Depok.
Para pelaku beraksi pada siang hari saat rumah korban tak berpenghuni. "Aksi kedua pelaku ini sempat terekam CCTV. Hal itu yang memudahkan petugas mengungkap kasus ini. AL ini baru keluar penjara Mei 2017 lalu terkait kasus serupa," kata Kholis pada wartawan Kamis, 19 Oktober 2017 kemarin.
Sementara itu, AL mengaku sudah beraksi lebih dari tiga kali. Biasanya dia mengincar rumah kosong karena dianggap lebih mudah untuk disusupi.
Uang hasil kejahatan digunakan untuk biaya kebutuhan hidup. "Kalau yang terakhir ini kebetulan belum sempat dijual, tapi biasanya setiap dapat dari jual barang hasil curian uangnya untuk makan," katanya.
(whb)