Polisi Sebut Nana Tawarkan Jasa Kencan via Sosial Media

Jum'at, 22 September 2017 - 19:15 WIB
Polisi Sebut Nana Tawarkan...
Polisi Sebut Nana Tawarkan Jasa Kencan via Sosial Media
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Barat menyatakan Agustinus mengenal korban Murtianingsih alias Nana dari sosial media WeChat. Di sana korban menawarkan jasa kencan dengan kode 'avail bo'.

Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Rulian mengatakan, korban menawarkan jasa kencan melalui aplikasi jejaring sosial WeChat. Melalui aplikasi inilah korban dengan pelaku berkenalan hingga akhirnya sepakat untuk kencan seharga Rp500.000.

Meskipun menjajakan diri secara online, lanjut Rulian, polisi tak bisa menyebut korban merupakan prostitusi online karena tidak ditampung oleh germo.

"Dia melakukannya secara freelance," ucapnya. Pembunuhan ini terjadi setelah pelaku enggan membayar Rp500.000 usai berkencan dengan korban.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi ‎Suranta Sitepu mengatakan, pelaku hanya membayar Rp150.000 dari kesepakatan Rp500.000. Mendapati kesepakatan gagal, Nana mengancam Agus untuk dilaporkan ke satpam Istana Laguna.

Dalam kepanikan itu,‎ Agus kalap, melemparkan asbak ke kepala, mencakar muka dan mencekik Nana hingga tewas. "Pelaku kemudian meninggalkan ‎korban, kala itu dipikirannya, korban hanya pingsan," tuturnya sembari menjelaskan peristiwa pembunuhan itu dilakukan pukul 16.00 WIB pada Rabu, 20 September 2017 lalu.

Usai membunuh, Agus sendiri melakukan aktivitasnya seperti menarik Grabcar mobil serta pulang ke rumah di kawasan Karawaci, Tangerang. Sebelum akhirnya balik lagi ke kontrakan di hari Kamis pukul 16.00 WIB.

Terkait soal keberadaan asbak, polisi mengatakan dari hasil ‎pemeriksaan forensik terungkap bahwa terdapat sidik jari pelaku di bercak darah di asbak.

Atas perbuatannya Agustinus dijerat dengan Pasal 365 jo Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan hukuman mati tentang perampokan disertai pembunuhan.
(whb)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
2 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
4 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
5 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
6 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
6 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
7 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved