Sebelum 3 Oktober, Seluruh PKL Harus Angkat Kaki dari Kota Tua

Sabtu, 09 September 2017 - 06:38 WIB
Sebelum 3 Oktober, Seluruh...
Sebelum 3 Oktober, Seluruh PKL Harus Angkat Kaki dari Kota Tua
A A A
JAKARTA - Menjelang peresmian sentra pedagang kali lima (PKL) di Jalan Cengkeh pada 3 Oktober 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menegaskan bahwa kawasan Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, wajib bebas PKL.

Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi, menegaskan, akan mengerahkan petugas Satpol PP untuk menyisir kawasan Kota Tua. "Menjelang dan setelah tanggal tersebut (3 Oktober), kawasan Taman Fatahillah harus sudah bebas dari PKL. Pangkalan PKL di Kalibesar Timur, di Jalan Lada, di Jalan Kunir, di Lorong Virgin, dan di setiap jalan sekitar Taman Fatahillah, harus bebas dari PKL," tegas Anas ketika dihubungi Jumat (8/9/2017).

Kepada Unit Pengelolah Kawasan (UPK) Kota Tua, Anas meminta agar kawasan Taman Fatahillah steril dari lapak lapak lesehan, seniman jalanan di Jalan Pintu Besar Utara. "Itu kan sudah diubah peruntukkannya untuk pedestrian. Jangan dihalangi oleh kehadiran lapak-lapak lesehan dong," tegas Anas.

Soal membebaskan areal Taman Fatahillah dari para pengamen, Anas mempertanyakan tanggung jawab dari UPK Kota Tua. Sebab, keluhan akan pengamen jalanan kerap diungkapkan oleh pengunjung kota tua.

Terpisah, Kepala UPK Kota Tua, Norviadi S Husodo ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya siap membongkar lapak makanan, seniman jalanan, dan membebaskan areal taman dari belasan pengamen jalanan. "Kalau perintah Pak wali begitu, ya kami lakukan," ucapnya.

Untuk tugas itu, dirinya akan mengerahkan 73 anggota Satgas UPK. Menurut Norviadi, lingkungan taman sudah dipasangi 10 close circuit television (CCTV) aktif untuk mempermudah pengawasan.

Sementara itu, Kepada Suku Dinas Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (UMKMP) Jakarta Barat, Nuraini Sylviana, menyebutkan, sesuai jadwal lokasi binaan (lokbin) PKL Jalan Cengkeh akan diserahkan kontraktor kepada pihaknya pada 12 September 2017.

Tiga hari kemudian, 456 PKL binaan baru bisa membuka usaha di lokbin dan berjualan. "Dari 456 PKL, sebanyak 152 di antaranya akan membuka usaha kuliner," tutur Sylviana.

Seusai operasi di hari itu, Sylviana mengatakan, seluruh PKL di kawasan Taman Fatahilla akan ditertibkan. Kini dalam persiapan pembukaan itu, semua gerai dan fasilitas lain sudah dikerjakan.

Saat ini tinggal jaringan listrik serta air minum yang belum terpasang. Fasilitas lain yang bakal disediakan di kawasan itu, kata Sylviana, akan ada tandon air tanah untuk cadangan air cuci perabot masak, dan keperluan lain.
(thm)
Berita Terkait
Satpol PP Lakukan Pembersihan...
Satpol PP Lakukan Pembersihan PKL dari Kawasan Kota Tua
Cegah PKL, 120 Personel...
Cegah PKL, 120 Personel Satpol PP Berjaga di Kawasan Kota Tua Setiap Hari
Mulai 1 Agustus, Pemkot...
Mulai 1 Agustus, Pemkot Jakbar Pastikan Tak Ada PKL Berkeliaran di Kota Tua
Ratusan PKL Kota Tua...
Ratusan PKL Kota Tua Direlokasi ke Dua Lokasi Binaan
Cegah PKL Muncul Lagi,...
Cegah PKL Muncul Lagi, 250 Personel Satpol PP Berjaga di Kota Tua Setiap Hari
Antisipasi PKL, Pemkot...
Antisipasi PKL, Pemkot Jakbar Tingkatkan Pengawasan di Kota Tua
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
44 menit yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
9 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
9 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
11 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Rusia Sekarang Dapat...
Rusia Sekarang Dapat Menyerang 3 Ibu Kota Sekutu NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved