Ditarget Februari 2018 Selesai, Proyek Tol BORR Baru 48%

Jum'at, 08 September 2017 - 07:20 WIB
Ditarget Februari 2018...
Ditarget Februari 2018 Selesai, Proyek Tol BORR Baru 48%
A A A
BOGOR - Progress proyek pembangunan Tol Bogor Ring Road (BORR) seksi IIB (Kedungbadak - Simpang Yasmin) hingga saat ini baru mencapai 48% dari total panjang 2,6 kilometer. Padahal jalan bebas hambatan tersebut masuk dalam salah satu proyek strategis nasional yang target penyelesainnya dipercepat 100 hari.

"Tapi kami yakin proyek ini bisa cepat selesai pada 29 Februari 2018 mendatang," kata Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Hendro Admojo pada Kamis, 7 September 2017 kemarin.

Hendro mengakui, proyek pembangunan Tol BORR belakangan telah dilakukan percepatan selama 100 hari. Tujuannya tidak lain agar waktu terganggunya lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar tak begitu lama.

Selain itu, kata dia, percepatan tersebut dilakukan lantaran pihaknya masih perlu mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yakni, membangun Tol BORR seksi III (Yasmin-Semplak) "Seperti diketahui kita juga akan membangum seksi berikutnya, kemudian bila pembangunan seksi IIB selesai maka akan ada efisisensi pemakaian BBM sebesar 28%," jelasnya.

Hendro melanjutkan, hingga kini untuk mempercepat penyelesaian masih terkendala proses pemindahan utilitas Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Jalan Sholeh Iskandar. "Ini membutuhkan waktu satu bulan lagi. Alasannya karena lahan relokasi untuk SUTET masih dalam negosiasi sehingga sedikit terlambat, kemudian masih ada tiga persen lahan milik warga yang belum dibebaskan," ujarnya.

Secara keseluruhan terkait pembebasan lahan, lanjut dia, untuk tol BORR seksi IIB ini sudah 97%. Lambatnya pembebasan lahan karena ada pemilik lahan yang minta dibayarkan seluruhnya.

"Mereka menuntut kelebihan tanah yang tidak terkena proyek juga harus dibayar, contohnya tanah yang kena proyek hanya 100 meter persegi satu sisi tanah dia masih 300 meter persegi. Nah sisa lebih tanahnya minta dibayar. Itu harus dirapatkan. Memang boleh dibebaskan tanah tersebut asalkan tanah tersebut tidak produktif lagi," jelasnya.

Asep Rahayu salah satu pemilik tanah yang belum dibebaskan mengklaim tanah seluas 76 meter persegi yang digunakan untuk proyek TOL BORR seksi II B hingga saat ini belum menerima sepeserpun kompensasi. "Saya sudah beberapa kali bertemu dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor. Namun, dalam pertemuan tersebut dirinya tak diberikan kepastian mengenai pemberian kompensasi. Alasannya masih harus diperiksa soal kepemilikan, karena lahan ini diklaim milik Pemerintah Kota (Pemkot)," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved