Bulan Tertib Trotoar Segera Berakhir, Pelanggaran Masih Tinggi
Senin, 28 Agustus 2017 - 06:03 WIB
Bulan Tertib Trotoar Segera Berakhir, Pelanggaran Masih Tinggi
A
A
A
JAKARTA - Bulan Tertib Trotoar di DKI Jakarta sudah memasuki pekan keempat. Selama 25 hari pelaksanaan Bulan Tertib Trotoar, sebanyak 8.982 pelanggaran telah ditindak.
Dari data yang diterima, pelanggaran tertinggi adalah penyalahgunaan untuk parkir yaitu sebanyak 3.529 pelanggaran. Sementara yang melintas hanya 843 pelanggaran. Lalu PKL yang menyalahgunakan trotoar sebanyak 1.654 dan lain-lain 2.956 pelanggaran. Lain-lain yang dimaksud adalah pemasangan spanduk dan sampah yang dibuang di trotoar serta lainnya.
Kasubdit BinGakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, hingga hari ke 25 masih banyak aduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan trotoar. "Masih banyak aduan dari masyarakat, dan kami juga masih bekerja untuk menertibkan," ujarnya, Minggu (27/8/2017).
Sampai saat ini pihaknya masih menemukan rendahnya disiplin pengguna jalan yang mengabaikan hak-hak pengguna jalan dari aspek keamanan dan keselamatan. Walaupun ada Bulan Tertib Trotoar masyarakat masih main kucing-kucingan dengan petugas. "Pas ditertibkan mereka langsung nurut, tapi saat petugas tidak ada mereka (pengendara) balik lagi menggunakan trotoar," katanya.
Sementara itu, dari pantauan KORAN SINDO dibeberapa lokasi terlihat adanya trotoar yang sudah steril, sepeti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said. Namun, lokasi trotoar seperti kawasan Blok M masih disalahgunakan untuk parkir. Tidak hanya itu, ada juga masyarakat yang membuka warung kelontong di atas trotoar.
Bulan Tertib Trotoar akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Walaupun Bulan Tertib Trotoar telah berakhir, polisi nantinya tetap akan melakukan penertiban.
Dari data yang diterima, pelanggaran tertinggi adalah penyalahgunaan untuk parkir yaitu sebanyak 3.529 pelanggaran. Sementara yang melintas hanya 843 pelanggaran. Lalu PKL yang menyalahgunakan trotoar sebanyak 1.654 dan lain-lain 2.956 pelanggaran. Lain-lain yang dimaksud adalah pemasangan spanduk dan sampah yang dibuang di trotoar serta lainnya.
Kasubdit BinGakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, hingga hari ke 25 masih banyak aduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan trotoar. "Masih banyak aduan dari masyarakat, dan kami juga masih bekerja untuk menertibkan," ujarnya, Minggu (27/8/2017).
Sampai saat ini pihaknya masih menemukan rendahnya disiplin pengguna jalan yang mengabaikan hak-hak pengguna jalan dari aspek keamanan dan keselamatan. Walaupun ada Bulan Tertib Trotoar masyarakat masih main kucing-kucingan dengan petugas. "Pas ditertibkan mereka langsung nurut, tapi saat petugas tidak ada mereka (pengendara) balik lagi menggunakan trotoar," katanya.
Sementara itu, dari pantauan KORAN SINDO dibeberapa lokasi terlihat adanya trotoar yang sudah steril, sepeti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said. Namun, lokasi trotoar seperti kawasan Blok M masih disalahgunakan untuk parkir. Tidak hanya itu, ada juga masyarakat yang membuka warung kelontong di atas trotoar.
Bulan Tertib Trotoar akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Walaupun Bulan Tertib Trotoar telah berakhir, polisi nantinya tetap akan melakukan penertiban.
(thm)