Jalan Dipatok, Aktivitas Kawasan Pabrik di Jatiuwung Terganggu

Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:07 WIB
Jalan Dipatok, Aktivitas...
Jalan Dipatok, Aktivitas Kawasan Pabrik di Jatiuwung Terganggu
A A A
TANGERANG - Aksi pematokan lahan jalan menuju pabrik kembali terjadi di Kota Tangerang. Kali ini menimpa sejumlah pabrik yang ada di Jalan Dahwa, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Jalan Dahwa yang semula memiliki lebar 7 meter dipatok dan dipersempit menjadi 3 meter oleh pihak yang mengklaim pemilik lahan Endang Miharja, karena tidak pernah menjual lahannya untuk keperluan jalan.

Toni, pemilik pabrik dari PT Surya Mahkota memgaku menyesalkan tindakan pematokan dan mempersempit jalan tersebut secara sepihak. Apalagi, jalan itu sudah 33 tahun digunakan pihaknya.

“Jalan itu sudah digunakan para pelaku bisnis di sini sejak 33 tahun lalu. Mengapa baru sekarang dipermasalahkan dan dipatok oleh orang yang mengaku pemilik lahan," katanya, kepada SINDOnews, di Tangerang, Selasa (22/8/2017).

Dilanjutkannya, para pemilik pabrik tertarik menanamkan modal usahanya di lokasi itu karena adanya jalan tersebut. Dengan dipersempitnya jalan itu, maka usaha pabrik tersebut terancam tutup.

"Dulu kami mau membangun pabrik di kawasan ini karena ada jalan sebagai fasilitas umum, tapi mengapa sekarang malah jalannya dipersempit? Ini akan mengganggu distribusi kami," terangnya.

Dia menyebutkan, saat membangun pabrik, pihaknya juga telah mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) yang salah satu persyaratannya adalah adanya akses jalan umum menuju pabrik tersebut.

"Kalau tiba-tiba jalan tersebut diklaim orang, jelas ini sangat membingungkan. Apalagi kami mendengar lurah dan camat juga mendukung rencana penyempitan jalan menuju pabrik itu," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Indra, pemilik PT Sarana Intrindo. Menurutnya, sejak tahun 1984, Jalan Dahwa ini sudah memiliki lebar 7 meter. Bahkan hal itu bisa terlihat dengan hadirnya patok pembatas jalan itu.

"Dan nama jalan tersebut menggunakan nama salah satu perusahaan yang ada di area itu. Lihat saja di lokasi masih ada patok yang menunjukkan jalan tersebut memiliki lebar 7 meter," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Jalan Rusak Banyak Makan...
Jalan Rusak Banyak Makan Korban, Warga Batuceper Tuntut Pemkot Tangerang Lakukan Perbaikan
Warga Batu Ceper Protes...
Warga Batu Ceper Protes Jalan Rusak, Pemkot Tangerang Tunggu Status Aset
Pernah Dikunjungi Wali...
Pernah Dikunjungi Wali Kota dan Menteri, Jalan Rusak di Tangerang Ini Tak Pernah Diperbaiki
Jalan Ciater Tangsel...
Jalan Ciater Tangsel Dipenuhi Lubang dan Pasir, Pemotor Banyak Tergelincir
Proyek Pengaspalan Jalan...
Proyek Pengaspalan Jalan Ciater Tangsel Jadi Sorotan, Begini Proses Tendernya
Gara-gara Jalan Rusak,...
Gara-gara Jalan Rusak, Wali Kota Sebut AP II Tak Peduli dengan Tangerang
Berita Terkini
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
25 menit yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
30 menit yang lalu
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
51 menit yang lalu
Polisi Tangkap Peneror...
Polisi Tangkap Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel, Ini Identitasnya
1 jam yang lalu
Sengketa Berakhir, Warek...
Sengketa Berakhir, Warek II UIN Jakarta Resmi Buka MPLS SMA/SMK Triguna
2 jam yang lalu
Dilengkapi Berbagai...
Dilengkapi Berbagai Fasilitas, Gedung Sekolah Rakyat Siap Difungsikan untuk MPLS
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved