Bulan Tertib Trotoar Jangan Jadi Aksi Seremoni Belaka
Selasa, 15 Agustus 2017 - 03:22 WIB
Bulan Tertib Trotoar Jangan Jadi Aksi Seremoni Belaka
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Tata Ruang dan Perkotaan Universitas Trisaksi Yayat Supriatna menegaskan bulan tertib trotoar untuk tidak dijadikan aksi seremoni belaka. Pengawasan terhadap trotoar agar tak diokupansi kembali.
"Nah ini yang setelah penertibannya, harus dipikirkan efeknya. Gimana caranya untuk trotoar sebagaimana fungsinya," ujar Yayat ketika menanggapi bulan tertib trotoar kepada SINDO, Senin (14/8/2017).
Untuk masalah itu, Yayat mengatakan trotoar haruslah steril dari pkl ataupun parkir liar. Karena itu mencapai hal itu diperlukan koordinasi antar instansi, tak hanya oleh Dinas Perhubungan melainkan Dinas Bina Marga, dan Pertamanan.
Termasuk pengawasan petugas di titik fasilitas publik, kata Yayat, harus dilakukan untuk menghindari okupansi trotoar dari ojek online.
"Nah ini yang setelah penertibannya, harus dipikirkan efeknya. Gimana caranya untuk trotoar sebagaimana fungsinya," ujar Yayat ketika menanggapi bulan tertib trotoar kepada SINDO, Senin (14/8/2017).
Untuk masalah itu, Yayat mengatakan trotoar haruslah steril dari pkl ataupun parkir liar. Karena itu mencapai hal itu diperlukan koordinasi antar instansi, tak hanya oleh Dinas Perhubungan melainkan Dinas Bina Marga, dan Pertamanan.
Termasuk pengawasan petugas di titik fasilitas publik, kata Yayat, harus dilakukan untuk menghindari okupansi trotoar dari ojek online.
(kri)