Jalur Puncak Dilebarkan, Sedikitnya 1.300 Bangunan Bakal Dibongkar

Rabu, 09 Agustus 2017 - 05:00 WIB
Jalur Puncak Dilebarkan,...
Jalur Puncak Dilebarkan, Sedikitnya 1.300 Bangunan Bakal Dibongkar
A A A
BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan melebarkan jalur puncak guna mengatasi kemacetan yang semakin parah menuju kawasan wisata itu. Dampaknya, Pemkab Bogor bakal membongkar sedikitnya 1.300 bangunan permanen maupun semi permanen yang berdiri di sepanjang jalur puncak.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan, mengatakan tengah mempersiapkan penggusuran terhadap pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang lahan ruang milik jalan (rumija). Penggusuran tersebut bertujuan untuk melakukan pelebaran ruas jalan menuju puncak. "Masih dilakukan inventarisir data. Yang pasti September nanti harus sudah dibongkar," ujarnya, Selasa (8/8/2017).

Menurut Ruslan, pembongkaran lapak PKL akan dilakukan dari mulai Simpang Gadog hingga perbatasan wilayah Cianjur. "Data sementara di kami sekitar 1.300 bangunan permanen dan semi permanen yang akan dibongkar. Tapi akan kami validasi lagi untuk jumlah pastinya," katanya.

Dalam penggusuran nanti, penegak perda maupun pemerintah tak akan memberikan uang ganti rugi. Sebab, bangunan semi permanen yang akan dirobohkan berdiri di atas lahan yang tidak semestinya. "Tidak ada pembebasan, karena memang berdirinya di lahan rumija, bukan lahan pribadi," tandasnya.

Meski demikian, pihaknya akan terlebih dahulu melalukan sosialisasi melalui tingkat kecamatan hingga kepada warga yang memiliki bangunan di lahan milik jalan lantaran akan dilakukan pelebaran di jalur puncak.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika, sebelumnya mengatakan, jalur puncak rencananya dibuat menjadi empat lajur agar dapat menampung kendaraan wisatawan saat menuju ke kawasan wisata puncak.

Untuk pelebaran jalan, rencananya masing-masing akan diambil dua meter pada sisi kiri dan kanan jalan. “Kalau kami inginnya pelebaran masing-masing 3,5 meter agar ada pembatas jalan,” kata Ajat.
(thm)
Berita Terkait
Ridwan Kamil Serahkan...
Ridwan Kamil Serahkan Dokumen DOB Kabupaten Bogor Barat ke Pusat
Kabupaten Bogor Siapkan...
Kabupaten Bogor Siapkan 10 TPU Khusus Korban Covid-19
Pembatasan Kawasan Perkantoran...
Pembatasan Kawasan Perkantoran Pemkab Bogor
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Pemkab Bogor Diminta...
Pemkab Bogor Diminta Perkuat Koordinasi dalam Penanganan Bencana Alam dan Covid-19
Asal Usul Bojonggede...
Asal Usul Bojonggede Bogor, Kampung Halaman Bonge Ikon Citayam Fashion Week
Berita Terkini
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
49 menit yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
2 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
2 jam yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
3 jam yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
3 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved