Ahok Tak Bersedia Hadir di Sidang Buni Yani

Selasa, 08 Agustus 2017 - 10:23 WIB
Ahok Tak Bersedia Hadir...
Ahok Tak Bersedia Hadir di Sidang Buni Yani
A A A
BANDUNG - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak bersedia hadir di sidang lanjutan perkara pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Buni Yani di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (8/8/2017).

Kepastian ketidakhadiran Ahok yang juga terpidana kasus penistaan agama itu disampaikan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Depok Andi M Taufik saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (8/8/2017).

Andi mengatakan, pihaknya menerima surat dari Ahok yang menyatakan bahwa dia tak bersedia hadir sebagai saksi di sidang Buni Yani. Selain itu, pihak Lapas Cipinang pun menyatakan keberatan dan tak mengizinkan Ahok untuk datang ke sidang Buni Yani sebagai saksi.

Lantaran Ahok tak bersedia hadir, ujar Andi, JPU memutuskan hanya akan memohon kepada majelis hakim untuk membacakan keterangan yang disampaikan Ahok dalam berita acara pemeriksaan (BAP). BAP Ahok ini sama nilainya meskipun yang bersangkutan tidak hadir. "Sebab saat memberikan keterangan dalam BAP, Ahok telah disumpah," ujar Andi.

Menurut Andi, jika majelis hakim menerima dan tidak keberatan dengan keterangan Ahok dalam BAP, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak perlu dihadirkan lagi di persidangan. "Dalam persidangan kali ini kami akan menghadirkan dua saksi ahli, yakni ahli pidana Effendi dan ahli IT (information technology) Teguh," ujar dia.

Diketahui, perkara pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani telah memasuki sidang kedelapan. Seperti sidang-sidang sebelumnya, pada sidang kali ini pun, belasan orang dari Aliansi Pergerakan Islam (API) melakukan aksi di depan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung. Mereka datang dengan membawa pengeras suara, spanduk, dan bendera.
(zik)
Berita Terkait
Semangat Revisi UU ITE...
Semangat Revisi UU ITE Harus Kedepankan Rasa Keadilan
4 Kementerian Lembaga...
4 Kementerian Lembaga Teken SKB Revisi Terbatas UU ITE
Tim Kajian UU ITE Minta...
Tim Kajian UU ITE Minta Pendapat Anita Wahid hingga Deddy Corbuzier
Revisi UU ITE Dinilai...
Revisi UU ITE Dinilai Perlu Perjelas Aspek Penghinaan
Revisi UU ITE Tak Perlu...
Revisi UU ITE Tak Perlu Perppu, Pengamat: Ketidakadilan Itu Bersumber dari Aparat Penegak Hukum
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Serius Cabut Akar Masalah UU ITE
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
8 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
9 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
15 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
16 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
17 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
20 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved