Kriminolog: Pemerintah dan Pemilik Rumah Harus Kerja Sama Tangkal Kejahatan Siber

Minggu, 30 Juli 2017 - 21:58 WIB
Kriminolog: Pemerintah...
Kriminolog: Pemerintah dan Pemilik Rumah Harus Kerja Sama Tangkal Kejahatan Siber
A A A
JAKARTA - Persoalan warga negara asing (WNA) yang terlibat tindak kejahatan siber harus ditangani melalui kerja sama lintas sektoral dan holistik, mulai dari pemerintah hingga masyarakat pemilik rumah di lini bawah.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo menilai, regulasi siber di Indonesia saat ini masih lemah sehingga banyak WNA yang datang dan berani melakukan tindakan kejahatan di Tanah Air. Lain halnya dengan China yang sangat tegas soal aturan siber.

"Mereka melihat adanya target yang mudah (ditipu) di Indonesia dibanding di China. Di sisi lain regulasi (siber) kita lemah," kata Ferdinand, Minggu (30/7/2017).

Dia melihat persoalan keimigrasian menjadi celah si penjahat kerah putih beraksi di Indonesia. Apalagi saat ini sektor pariwisata sedang digenjot dan diberlakukan bebas visa. Hal ini bisa menjadi pisau bermata dua. "D isatu sisi ingin menjaring banyak wisatawan, di sisi lain ini bisa dimanfaatkan untuk kejahatan. Seperti pisau bermata dua," tukasnya. (Baca:119 WNA Pelaku Penipuan Dibawa ke Jakarta)

Untuk itu, Ferdinand berpendapat harus ada kerja sama lintas sektoral dan holistik, dalam hal ini pemerintah hingga masyarakat di lini bawah. Pemilik rumah misalnya, disarankan membuat kontrak sewa yang isinya agar penyewa tidak berbuat tindak kejahatan. "Jika penyewanya WNA, maka wajib diarahkan agar melapor ke otoritas lingkungan setempat, seperti RT dan RW.

Dalam hal pengendalian lingkungan, kata Ferdinand, tidak bisa hanya diserahkan kepada kepolisian. Alasannya, jumlah polisi juga terbatas. "Di sinilah perlunya kerja sama dengan masyarakat untuk deteksi dini," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Sosok Hendro Mardika,...
Sosok Hendro Mardika, Ingin Membangun Keamanan Transaksi Online
Kelompok Kriminal asal...
Kelompok Kriminal asal China APT41 Retas Data Media Taiwan dan Italia
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Kemenkes Waspada, Industri...
Kemenkes Waspada, Industri Kesehatan Jadi Sasaran Empuk Sindikat Kejahatan Cyber
Rusia Diduga Danai Perusahaan...
Rusia Diduga Danai Perusahaan IT Lakukan Serangan Cyber kepada Inggris
Berita Terkini
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
15 menit yang lalu
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
1 jam yang lalu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
1 jam yang lalu
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
1 jam yang lalu
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
3 jam yang lalu
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
4 jam yang lalu
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved