Suhartanto Nekat Bunuh Istri karena Dia Ketahuan Selingkuh

Jum'at, 21 Juli 2017 - 22:02 WIB
Suhartanto Nekat Bunuh...
Suhartanto Nekat Bunuh Istri karena Dia Ketahuan Selingkuh
A A A
DEPOK - Misteri penemuan mayat perempuan di lahan kosong kawasan Grand Depok City (GDC), Kota Depok, sudah terungkap bahwa korban dibunuh oleh suaminya sendiri. Lantas apa pemicu tersangka tega membunuh istrinya?

Pelaku bernama Suhartanto (27) mengaku nekat membunuh istrinya karena kesal. Pasalnya istrinya tidak mau diajak rujuk dan pulang ke rumah. Sebelumnya antara Suhartanto dan korban, Yeni Maharani (27), warga Kalimulya RT 03 RW 03, Cilodong, Kota Depok, terjadi cekcok mulut setelah pelaku ketahuan berselingkuh.

"Saya kesal karena istri saya itu nggak mau diajak rujuk. Awalnya kami berbicara biasa saja di pinggir Kali Ciliwung GDC. Ketika itu saya ajak pulang dia nggak mau. Saya kesal, terus saya cekik dia hingga nggak sadarkan diri," kata Suhartanto di Mapolresta Depok, Jumat (21/7/2017).

Suhartanto mengatakan sudah mengakui berselingkuh kepada sang istri. Suhartanto juga sudah berupaya untuk memperbaiki hubungan dengan sang istri tetapi ditolak korban. "Saya ngaku tapi dia tetap nggak mau pulang, karena itu saya kesel. Setelah tahu dia nggak sadar saya langsung hubungi keponakan istri saya untuk datang ke GDC," tukasnya. (Baca:Wanita Muda yang Tewas di GDC Ternyata Dibunuh Suami Sendiri)

Wakapolresta Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Faizal Ramadhani, membenarkan bahwa pemicu pertengkaran pasangan suami istri karena korban tidak mau diajak rujuk oleh tersangka. Seusai membunuh istrinya, tersangka sempat mengabarkan keponakannya jika sudah bertemu korban.

Setelah itu keponakan tersangka sempat mencari korban di GDC tetapi tidak bertemu. Jenazah korban malah ditemukan warga yang berada di pinggir Kali Cilwung. "Warga langsung memanggil polisi ketika mengetahui adanya mayat," kata AKBP Faizal.

Terungkapnya kasus pembunuhan di Depok ini, kata Wakapolres, bermula dari alat komunikasi korban yang menunjukkan percakapan intensif dengan tersangka. Dalam percakapan tersebut menunjukan tersangka dan korban tengah berselisih paham. "Kami memeriksa ponsel korban, pelaku dan keponakan korban. Dari situlah kasus ini diungkap, kurang dari 24 jam," ujar AKBP Faizal.
(thm)
Berita Terkait
Pembunuh Mayat Dipendam...
Pembunuh Mayat Dipendam di Lantai Ternyata Adik Korban
Tega, Juan Habisi Nyawa...
Tega, Juan Habisi Nyawa sang Kakak Menggunakan Tabung Gas 3 Kg
Sadis! Ternyata Ada...
Sadis! Ternyata Ada Korban Lain di Kasus Pembunuhan Mayat Dipendam di Depok
Polisi Pastikan Penemuan...
Polisi Pastikan Penemuan Mayat dalam Lantai Korban Pembunuhan
Korban Pembunuhan Sadis,...
Korban Pembunuhan Sadis, Didin Akhirnya Dimakamkan secara Layak oleh Keluarga
Bunuh dan Pendam Mayat...
Bunuh dan Pendam Mayat Kakak di Kontrakan, Juan Juga Terlibat Kasus Pembunuhan di Bogor
Berita Terkini
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
9 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
20 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
20 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
34 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
53 menit yang lalu
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
1 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved