Mengunjungi Sentra Pengasapan Ikan Wonosari yang Menjadi Percontohan Nasional

Kamis, 13 Juli 2017 - 07:00 WIB
Mengunjungi Sentra Pengasapan...
Mengunjungi Sentra Pengasapan Ikan Wonosari yang Menjadi Percontohan Nasional
A A A
DEMAK - Sentra pengasapan ikan di Wonosari, Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah merupakan pasar percontohan nasional dalam penataan dan pengolahan pengasapan ikan. Saat KORAN SINDO/SINDOnews mengunjungi pasar yang terletak di kawasan Jalan Raya Singorejo-Wonosari, Rabu (12/7/2017), kondisinya memang berbeda dibanding pasar sejenis yang berada di Jawa bahkan Indonesia. Seperti apa aktivitas di sentra pengasapan ikan Wonosari?

Selain dikenal sebagai pusatnya budidaya perikanan yang berpadu dengan pengembangan jambu air, di Desa Wonosari yang berpenduduk 5.000 jiwa lebih ini juga merupakan sentra pengasapan ikan. Sedikitnya terdapat 80 pelaku usaha pengasapan ikan di desa yang berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kabupaten Demak.

Pekerjaaan mengolah berbagai macam ikan segar menjadi ikan asap sudah dilakukan anggota masyarakat setempat secara turun-temurun. Namun sejak 2010, pola dan teknik pengolahan ikan terutama ikan asap mulai berubah. Ketika itu, Pemkab Demak bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membangunkan tempat pengasapan ikan terpadu.

Pengasapan ikan tak lagi dilakukan di rumah-rumah penduduk yang seringkali menimbulkan polusi asap di perkampungan. Selain lingkungan menjadi lebih sehat, teknik pengasapan di bangunan terpadu itu juga menjadikan produk ikan asap menjadi lebih higienis.
Aktivitas perajin di sentra pengasapan ikan di Wonosari, Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sentra pengasapan ikan di Wonosari ini menjadi percontohan nasional. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, keberadaan sentra pasar pengasapan ikan di Wonosari tersebut telah meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan tentunya juga bagi Pemkab Demak. Karena itu pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan kualitas pengelolaan pasar pengasapan ikan.

"Sentra pasar pengasapan ikan ini menjadi andalan Pemkab Demak di bidang perikanan dan perekonomian. Apalagi pasar ini telah menjadi percontohan nasional," kata Natsir.

Menurut Bupati, kemajuan bidang pengolahan ikan telah menjadikan masyarakat setempat mengalami perubahan yang cukup dratis. Kemajuan itu juga tak lepas dari keuletan warga dalam melakukan usaha pengasapan ikan.
Aktivitas perajin di sentra pengasapan ikan di Wonosari, Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sentra pengasapan ikan di Wonosari ini menjadi percontohan nasional. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni

Salah seorang perajin, Djuyamin, mengungkapkan hingga kini sekitar 80 perajin yang telah menempati bangunan tersebut. Setiap hari dari cerobong-cerobong pengasapan ikan ini diolah sekitar 10 ton ikan basah dari berbagai jenis ikan.

Ikan-ikan tersebut didatangkan pengepul dari berbagai daerah penghasil ikan seperti Rembang, Pati, Jepara, Demak, bahkan dari luar Jawa khususnya untuk ikan jenis manyung. Ikan-ikan asap jenis bandeng, pari, tongkol, lele, dan manyung ini dipasarkan ke sejumlah wijayah Jateng seperti Jepara, Grobogan, Kudus, Semarang, hingga Yogyakarta.

Seorang pedagang lapak, Imronah, mengungkapkan setiap harinya bisa mengolah ikan segar menjadi ikan asap rata-rata 80 kg. "Ikan yang masih segar setelah datang kita dibersihkan, diambil isinya, lalu dipotong-potong. Setelah itu baru diasap dengan bahan bakar batok kelapa, kayu kecil atau janggel jagung," kata Imronah.

Harga ikan asap di sini bervariasi, tergantung jenisnya. "Yang agak mahal seperti ikan manyung per kilonya Rp35.000, ikan pe (pari) Rp15.000, dan masih banyak yang lainnya," pungkas Imronah.
(zik)
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Ekspor Meningkat, Neraca...
Ekspor Meningkat, Neraca Perdagangan Hasil Perikanan Naik 10,5 %
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Penjualan Ikan Tidak...
Penjualan Ikan Tidak Terpengaruh Pandemi Corona
KKP Dorong Harmonisasi...
KKP Dorong Harmonisasi Perikanan Berkelanjutan Regional Asia Tenggara
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved