Pulang dari Rumah Pacar, Porter di Bandara Soetta Tewas Ditusuk

Jum'at, 07 Juli 2017 - 20:20 WIB
Pulang dari Rumah Pacar,...
Pulang dari Rumah Pacar, Porter di Bandara Soetta Tewas Ditusuk
A A A
TANGERANG - Seorang warga Sepatan Kabupaten Tangerang tewas dengan lukas tusuk di perut usai mengantar rekannya ke rumah calon istrinya. Keduanya dicegat sekelompok orang usai bertandang ke Kampung Biawak, Desa Kelebet, Kecamatan Mauk.

Suproni (41), warga Kedaung Minyak, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang tewas di lokasi kejadian dengan luka tusuk di perut. Sementara, Rustandi (25) kritis karena luka-luka senjata tajam.

Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang, Rustandi masih terbaring lemah. Pada wajahnya ada jahitan, dan di perutnya ada perban bekas luka sabetan senjata tajam.

"Suproni merupakan teman kerja saja. Kami bekerja sebagai kuli panggul atau porter di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)," katanya, saat ditemui di Paviliun Mawar, Kamis (6/7/2017).

Dijelaskan dia, malam itu dirinya memang sengaja minta diantar Suproni, karena takut pergi sendirian ke rumah pacarnya Hana, di Kampung Biawak, Desa Kelebet, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

"Saya ke sana untuk memastikan waktu dan tempat pernikahan kami. Pulang dari sana, hari sudah gelap. Kami boncengan naik motor. Di tempat gelap depan sebuah yayasan, kami dicegat," sambungnya.

Rustandi mengingat, para penyerangnya berjumlah empat orang. Mereka membawa senjata tajam dan langsung melakukan penganiayaan. Saat itu, Suproni sempat melakukan perlawanan.

"Sampai di situ saya sudah tidak ingat apa-apa lagi. Mata saya gelap. Saat sadar, saya sudah terbaring di rumah sakit. Suproni sahabat yang baik. Dia punya istri dan tiga orang anak," kata Rustandi.

Sementara itu, Ayah Rustandi, Ruhyat yang ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang menceritakan, kalau anak keduanya itu datang ke rumah Hana untuk menanyakan rencana hari pernikahan mereka.

"Jadi malam itu anak saya datang itu mau memastikan tempat dan waktu pernikahan digelar. Rencana awal, pernikahan digelar di rumah perempuan, karena calon mertuanya sudah pada tua," papar Ruhyat.

Pulang bekerja, Rustandi langsung pergi ke rumah calon istrinya. Dia sengaja mengajak sahabatnya Suproni, karena jarak rumah Hana yang cukup jauh. Dirinya sendiri tidak menyangka peristiwa itu.

"Saya dapat kabar pukul 9 malam dari pihak Puskesmas Kronjo. Memang malam itu saya menunggu juga kabar dari anak saya, soal waktu kapan pernikahan digelar. Jam 8 kok gak ada kabar berita," jelasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
24 menit yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
11 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
14 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
15 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
15 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved